Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, February 21, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

TikTok Ikutan PHK Massal Puluhan Pekerja

Ilustrasi perusahaan TikTok lakukan PHK massal terhadap puluhan karyawan.Ilustrasi perusahaan TikTok lakukan PHK massal terhadap puluhan karyawan. (Dimas/Topcareer.id)

Topcareer.id – Badai PHK massal masih terus berlanjut menghantui perusahaan-perusahaan raksasa teknologi. Kali ini, TikTok yang melakukan PHK massal terhadap sekitar 60 pekerjanya. TikTok masuk jajaran perusahaan teknologi yang terbaru melakukan pengurangan pada awal tahun 2024.

Menurut laporan CNBC, seorang juru bicara perusahaan mengatakan pekerja TikTok yang terkena PHK mungkin melamar untuk posisi internal manapun yang terbuka, yang saat ini ada lebih dari 120 posisi serupa yang diposting.

Pemutusan hubungan kerja pertama kali dilaporkan pada Senin (22/1/2024) oleh NPR. Divisi ByteDance mencirikan PHK di NPR sebagai bagian dari reorganisasi rutin yang memengaruhi staf penjualan dan periklanan yang bekerja di kantor Los Angeles, New York, dan Austin, Texas, serta pos terdepan global lainnya.

Perusahaan teknologi seperti Amazon, Alfabet, Unity, Discord hingga eBay telah memangkas stafnya pada bulan Januari, melanjutkan tren dari tahun lalu, ketika industri ini mengalami penurunan dan memangkas biaya.

Baca juga: EBay PHK Massal 1.000 Pekerja Full Time

Pada tahun 2023, TikTok mempekerjakan sekitar 7.000 pekerja di Amerika Serikat. Sementara itu, ByteDance memiliki lebih dari 150.000 karyawan global.

Pada bulan November, ByteDance memangkas ratusan pekerjaan di divisi game perusahaannya, Nuverse. PHK tersebut menunjukkan bahwa ByteDance mengurangi upaya gamingnya, sebuah area di mana ia bersaing dengan pesaingnya dari Tiongkok, Tencent dan NetEase.

“Kami secara teratur meninjau bisnis kami dan melakukan penyesuaian untuk fokus pada area pertumbuhan strategis jangka panjang. Setelah peninjauan baru-baru ini, kami mengambil keputusan sulit untuk merestrukturisasi bisnis game kami,” kata juru bicara.

Leave a Reply