Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, March 4, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Induk SnapChat Pangkas 10% Tenaga Kerjanya

Topcareer.id – Induk perusahaan media sosial Snapchat, Snap Inc, memangkas sekitar 10% tenaga kerjanya secara global. Angka itu sekitar 500 karyawan yang terkena imbas, demi mendorong kolaborasi tatap muka.

Perusahaan telah melakukan beberapa kali PHK sejak tahun 2022, terakhir pada bulan November, ketika perusahaan tersebut memangkas sejumlah kecil karyawan pada bagian produk.

Snap memperkirakan akan dikenakan biaya mulai dari USD55 juta hingga USD75 juta, menurut pengajuan peraturan.

Pemotongan besar-besaran terakhir yang dilakukan perusahaan terjadi pada Agustus 2022, ketika perusahaan tersebut memberhentikan 20% stafnya dan merestrukturisasi lini bisnisnya.

“Kami mengatur ulang tim kami untuk mengurangi hierarki dan mendorong kolaborasi tatap muka. Kami fokus untuk mendukung departing team members,” kata juru bicara Snap, mengutip laman CNBC.

Baca juga: Sekitar 2.500 Karyawan Bakal Kena Imbas PHK Massal PayPal

Platform media sosial adalah perusahaan teknologi terbaru yang terus melakukan PHK pada tahun 2024. Hampir 24.000 pekerja teknologi kehilangan pekerjaan pada bulan Januari saja. Bulan ini, perusahaan keamanan siber dan identitas Okta dan Zoom telah memberhentikan stafnya.

CEO Snap Evan Spiegel bersaksi di hadapan Komite Kehakiman Senat pekan lalu, salah satu dari beberapa eksekutif media sosial yang menghadapi pengawasan ketat atas kerusakan yang disebabkan platform mereka terhadap generasi muda.

Amazon dan Alfabet juga telah melakukan pengurangan jumlah karyawan serupa.

Seperti Google dan Facebook, pendapatan Snapchat sangat bergantung pada belanja iklan digital. Perusahaan ini sempat terpuruk dalam beberapa kuartal, namun berhasil menghentikan serangkaian penurunan pendapatan pada kuartal terakhir.

Leave a Reply