Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, April 21, 2024
redaksi@topcareer.id
ProfesionalTren

Tips Biar Caleg Nggak Stress Usai Pemilu, Meski Kalah

Ilustrasi mana yang harus dilakukan saat kita benci pekerjaan, berhenti atau bertahan?Ilustrasi mana yang harus dilakukan saat kita benci pekerjaan, berhenti atau bertahan? (Sumber gambar: bujanoci.net)

Topcareer.id – Sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) berlangsung atau saat masa kampanye, biasanya calon anggota legislatif (caleg) akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan hati para pemilih. Setelah Pemilu, para caleg ini harus menerima kemungkinan kalah yang membawa tekanan dan stres.

Menurut Dosen Fakultas Psikologi UM Surabaya, Marini, kekalahan dalam pemilu bisa menjadi pengalaman yang sangat mengecewakan dan stres bagi calon legislatif. Namun, dengan persiapan dan strategi yang tepat, mereka dapat mengelola dan bahkan meminimalkan stres tersebut.

Ia lantas berbagi beberapa cara yang bisa digunakan calon legislatif dalam menerima kekalahan agar bisa mempersiapkan diri dan mengurangi tekanan dan stres.

1. Penerimaan

Marini menjelaskan, mengakui perasaan sedih, marah, atau frustrasi adalah normal dan merupakan bagian dari proses pemulihan. Penerimaan membantu dalam melepaskan perlawanan internal dan membuka jalan menuju pemulihan.

“Penerimaan akan kekalahan memungkinkan calon legislatif untuk menghadapi hasil pemilu dengan ketenangan dan martabat, menjaga integritas pribadi dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi,” kata Marini dikutip laman resmi UM Surabaya, Jumat (16/2/2024).

2. Berpikir positif

Menurut Marini, sering kali kekalahan membuat seseorang terjebak dalam narasi negatif tentang diri sendiri. Mengubah narasi internal ini dengan mengingatkan diri sendiri tentang keberhasilan, kekuatan, dan kemampuan dapat membantu membangun kembali kepercayaan diri dan perspektif positif terhadap masa depan.

3. Fokus masa depan

Fokus pada apa yang dapat dikontrol dan mengambil langkah-langkah konstruktif menuju tujuan baru. Menetapkan tujuan kecil dan realistis dapat memberikan rasa pencapaian dan membantu membangun kembali momentum.

4. Jaga kesehatan fisik

Melakukan olahraga, menjaga pola makan yang sehat, dan tidur yang cukup, penting untuk menjaga kesehatan fisik. Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dapat sangat membantu dalam mengelola stres.

Baca juga: Cara Kenali Tanda Bahaya Pekerjaan Atau Perusahaan Yang Bikin Stres

5. Mindfulness dan meditasi

Mindfulness dan meditasi, kata dia, dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan meningkatkan kesadaran saat ini. Teknik ini membantu mengurangi perenungan negatif dan kecemasan tentang masa depan.

6. Teknik relaksasi

“Menggunakan teknik relaksasi seperti pernapasan dalam, yoga, atau relaksasi otot progresif dapat membantu mengurangi ketegangan fisik dan emosional,” ujarnya.

7. Konseling atau terapi

Bekerja dengan seorang psikolog atau terapis dapat memberikan dukungan profesional untuk mengelola emosi dan membangun strategi coping yang sehat. Terapi dapat membantu mengatasi perasaan kegagalan dan membangun kembali identitas positif.

8. Jalani hobi

“Terakhir, menjalani hobi. Melibatkan diri dalam kegiatan yang menyenangkan dan memuaskan secara pribadi dapat memberikan jeda yang diperlukan dari tekanan politik dan memberikan kebahagiaan serta kepuasan,” pungkas Marini.

Leave a Reply