Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, April 17, 2024
redaksi@topcareer.id
Tren

Asia Dominasi Daftar Negara dengan Polusi Udara Terparah, Ada Indonesia?

Ilustrasi negara dengan tingkat polusi terparah didominasi oleh Asia.Ilustrasi negara dengan tingkat polusi terparah didominasi oleh Asia. (Pexels)

Topcareer.id – Menurut laporan IQAir terbaru, dari 100 kota dengan polusi udara terburuk di dunia pada 2023, sebagian besar berada di Asia. Hampir semua kota-kota tersebut melebihi pedoman kualitas udara menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).

Sebagian besar kota-kota tersebut – 83 – berada di India dan semuanya melebihi pedoman kualitas udara WHO sebanyak lebih dari 10 kali lipat, menurut laporan IQAir, yang memantau kualitas udara di seluruh dunia.

Hanya 9% dari lebih dari 7.800 kota yang dianalisis secara global mencatat kualitas udara yang memenuhi standar WHO, yang menyatakan bahwa rata-rata tingkat PM2.5 tahunan tidak boleh melebihi 5 mikrogram per meter kubik.

CEO IQAir Global, Frank Hammes mengatakan dalam keterangan resminya, meskipun jumlah negara dan wilayah yang melakukan pemantauan kualitas udara terus meningkat selama enam tahun terakhir, masih terdapat kesenjangan yang signifikan dalam instrumen peraturan yang dijalankan pemerintah di banyak belahan dunia.

“Lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan merupakan hak asasi manusia yang universal. Di banyak belahan dunia, kurangnya data kualitas udara menunda tindakan tegas dan melanggengkan penderitaan manusia yang tidak perlu,” kata Hammes dikutip dari laman resmi IQAir, Selasa (19/3/2024).

Stasiun pemantauan kualitas udara independen ini mengungkapkan paparan polusi udara berbahaya yang tidak proporsional terjadi di kalangan kelompok rentan dan kurang terwakili.

Sementara, menurut Ilmuwan Kualitas Udara Greenpeace Internasional, Aidan Farrow, Sr. pada tahun 2023, polusi udara masih menjadi bencana kesehatan global.

“Kumpulan data global IQAir memberikan pengingat penting akan ketidakadilan yang diakibatkannya dan perlunya menerapkan banyak solusi yang ada untuk masalah ini,” ujar dia.

Baca juga: Dosen FK UNESA Bagikan Tips CEgah ISPA Di Tengah Polusi Yang Menggila

Frank Hammes bahkan mengatakan, beberapa negara yang paling tercemar bisa mengurangi umur manusia antara tiga hingga enam tahun. Dan sebelumnya hal tersebut akan menyebabkan penderitaan bertahun-tahun yang sebenarnya dapat dicegah jika kualitas udara lebih baik.

Lima negara dengan pencemaran udara tertinggi pada 2023, yakni:

1. Bangladesh (79,9 µg/m3) 15 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan PM2.5 WHO
2. Pakistan (73,7 µg/m3) 14 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan PM2.5 WHO
3. India (54,4 µg/m3) 10 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan PM2.5 WHO
4. Tajikistan (49,0 µg/m3) 9 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan PM2.5 WHO
5. Burkina Faso (46,6 µg/m3) 9 kali lebih tinggi dibandingkan pedoman tahunan PM2.5 WHO

Di seluruh India, 1,3 miliar orang, atau 96% populasi, hidup dengan kualitas udara tujuh kali lebih tinggi dari pedoman WHO, menurut laporan tersebut.

Asia Tengah dan Selatan merupakan wilayah dengan kinerja terburuk secara global, dan merupakan rumah bagi empat negara dengan tingkat polusi paling tinggi tahun lalu: Bangladesh, Pakistan, India, dan Tajikistan.

Bahkan, Indonesia masuk 15 besar negara dengan rata-rata konsentrasi PM2.5 (mikrogram per meter kubik) melampaui pedoman WHO hingga 10 kali lipat pada tahun 2023.

Leave a Reply