Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, April 17, 2024
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Soft Skill Ini Jadi Pembeda Besar di Antara Kandidat Kerja

Ilustrasi soft skill growth mindset bisa membantu kandidat di pasar kerja - otak-brain.Ilustrasi soft skill growth mindset bisa membantu kandidat di pasar kerja - otak-brain.(Pexels)

Topcareer.id – Ya, tak diragukan lagi bahwa keterampilan teknis di bidang IT, software dan data saat ini sangat diminati dan mampu menghasilkan gaji yang besar. Tapi, ada satu soft skill yang mungkin sama diinginkannya dengan keterampilan laris manis itu dan menjadi pembeda besar di pasar kerja.

“Mengingat dunia bisnis yang berubah dengan cepat, manajer perekrutan ingin mencari seseorang dengan ‘pola pikir berkembang,’” kata Aneesh Raman, wakil presiden dan pakar tenaga kerja di LinkedIn.

“Ini adalah gelar baru, seperti yang kamu cari selama ini untuk mendapatkan gelar Harvard,” tambah dia, dikutip laman CNBC Make It.

Pola pikir berkembang (growth mindset), yang diciptakan oleh psikolog Carol Dweck, adalah gagasan bahwa kamu dapat terus meningkatkan kemampuan, bakat, dan pengetahuan seiring waktu dengan belajar melalui pengalaman baru. Kebalikannya fixed mindset, di mana kamutidak dapat meningkatkan keterampilanmu.

Menurut Raman, memprioritaskan pembelajaran dan pengembangan berkelanjutan sangat penting bagi para profesional muda saat ini yang mungkin suatu hari nanti akan menduduki peran yang belum ada.

Baca juga: Pekerja RI Yang Punya Keterampilan AI Terima Kenaikan Gaji Hingga 36%

Misalnya, LinkedIn baru-baru ini mengidentifikasi pekerjaan yang tumbuh pesat dan akan meningkat pada tahun 2024 – termasuk chief growth officer dan analis keberlanjutan – yang banyak di antaranya tidak ada pada 20 tahun yang lalu.

Sementara, menurut Kepala Strategi Talenta Goldman Sachs, Shekhinah Bass, membangun pola pikir yang berkembang melibatkan penetapan tujuan yang menantang untuk diri sendiri, mengambil risiko dan mencari feedback serta bimbingan dari orang lain.

“Caramu menanggapi masukan sangatlah penting. Feedback itu bisa membantumu mengidentifikasi titik-titik buta, sehingga kamu dapat mengubah atau shifting caramu tampil dalam situasi kerja tertentu. Dengan pola pikir berkembang, kamu akan melihat titik-titik buta tersebut sebagai hal-hal yang dapat Anda kendalikan untuk ditingkatkan.”

Memiliki pola pikir berkembang sangat penting untuk mencapai tujuan, memperoleh keterampilan, memandang kegagalan sebagai peluang belajar dan mengembangkan perubahan positif dalam hidupmu, menurut penelitian.

Dan ini bisa memberimu keuntungan di pasar perekrutan. Untuk menunjukkan soft skill pola pikir berkembang dalam sebuah wawancara, ungkapkan antusiasmemu untuk belajar sambil bekerja dan bekerja dengan manajer untuk tumbuh sebagai anggota tim yang berharga.

Leave a Reply