Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, July 19, 2024
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Bikin Candu, Efek Judi Online Mirip Zat Adiktif

Ilustrasi judi online (Freepik)

TopCareer.idJudi online masih jadi masalah di Indonesia. Efeknya pun dinilai buruk bagi kesehatan mental, bahkan setara dengan zat adiktif.

Fenomena kecanduan judi termasuk judi online, diklasifikasikan sebagai gangguan mental dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders Edisi Kelima (DSM-5) sebagai gangguan perjudian (gambling disorder).

Gambling disorder ditandai dengan pola perilaku perjudian yang berulang, baik secara daring atau luring. DSM-5 menyebut, kriteria diagnostik gangguan ini di antaranya seseorang akan merasa gelisah dan mudah tersinggung, saat mencoba mengurangi atau berhenti bermain judi.

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional (PKJN) RS Marzoeki Mahdi, Nova Riyanti Yusuf mengungkapkan, gangguan perjudian adalah kondisi ketika perilaku judi sudah menjadi candu dan mengganggu kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Puskesmas Perlu Ikut Atasi Kecanduan Judi Online

“Gangguan perjudian dimasukkan dalam kategori yang sama dengan penggunaan zat,” kata Nova melalui siaran pers Kementerian Kesehatan, Kamis (11/7/2024).

“Hal ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan banyak kesamaan antara gangguan perjudian dan penggunaan zat,” imbuhnya.

Selain itu, Nova mengatakan kriteria diagnostik lainnya adalah penggunaan uang yang semakin banyak untuk berjudi.

Berbagai Kriteria Gangguan Perjudian

Penjudi yang sudah kecanduan akan sulit untuk berhenti, meski sudah berusaha berulang kali. Ini seperti dimuat di International Classification of Diseases (ICD) WHO, yang menyebut individu dengan gangguan perjudian sering gagal mengendalikan atau mengurangi perilaku berjudi secara signifikan.

ICD WHO mencatat, orang dengan gangguan perjudian biasanya terjadi bersamaan dengan gangguan akibat penggunaan zat, gangguan mood, gangguan kecemasan atau terkait ketakutan, dan gangguan kepribadian.

Individu dengan gangguan perjudian juga berpotensi meningkatkan jumlah uang yang dipertaruhkan dari waktu ke waktu, demi mempertahankan maupun melampaui kesenangan, atau menghindari kebosanan.

Nova menambahkan, orang dengan gambling disorder dapat menunjukkan gangguan substansial dalam pola makan, tidur, olahraga, dan perilaku kesehatan lain, yang dampaknya pada kesehatan fisik dan mental.

Individu dengan kecanduan judi juga sangat mungkin berusaha menyembunyikan kerugian mereka dari orang yang disayangi, atau berperilaku curang demi mendapatkan uang untuk membayar utang. Beberapa individu dengan gangguan perjudian juga berjudi sebagai respons terhadap perasaan depresi, kecemasan, kebosanan, atau kesepian.

Leave a Reply