TopCareer.id – Monash University, Indonesia jadi kampus asing pertama di tanah air yang menjadi mitra kampus dalam Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).
Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) adalah program dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Sebelumnya, Monash University, Australia terlibat dalam program Beasiswa Indonesia Bangkit hanya sebagai tujuan studi luar negeri.
Dengan kemitraan ini, para mahasiswa penerima beasiswa bisa menerima pembelajaran dengan standar internasional, keunggulan akademik, dan pengalaman belajar lintas budaya yang sama di dalam negeri.
Pada tahap awal (pilot phase), program BIB di Monash University, Indonesia akan mencakup seluruh program Magister yang ada di kampus dan terbuka bagi pegawai negeri sipil, akademisi, serta mahasiswa dari institusi berbasis keagamaan.
Baca Juga: Monash University Indonesia Luncurkan 3 Prodi S1, Demi Genjot Skill Tenaga Kerja RI
Matthew Nicholson, President & Pro Vice-Chancellor Monash University, Indonesia dalam peluncuran kemitraan pada Kamis (27/2/2026) mengatakan, peran perguruan tinggi berbasis keagamaan di Indonesia sangatlah signifikan.
“Sejak sebelum kemerdekaan, institusi ini menjadi pilar pembentukan diskursus intelektual, kepemimpinan etis, dan penguatan komunitas,” ujarnya, dikutip dari siaran pers, Selasa (3/3/2026).
Nicholson mengatakan, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam pembangunan nasional dan penciptaan ekosistem akademik yang inklusif.
Ia menambahkan, kesehatan, lapangan kerja, dan pendidikan adalah kunci bagi komunitas yang sejahtera, sehingga universitas tidak dapat mewujudkannya sendiri.
“Kami berharap kerja sama ini berkembang hingga jenjang Doktoral (Ph.D) di masa depan,” imbuh Nicholson.
Baca Juga: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Beasiswa Garuda Sarjana
Ruchman Basori, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Keagamaan menambahkan, kerja sama ini akan memungkinkan akses pendidikan berstandar internasional bagi komunitas akademik berbasis keagamaan, tanpa harus ke luar negeri.
Untuk sekarang, Kemenag akan menyediakan beasiswa penuh untuk program Magister.
“Kami berharap kemitraan ini dapat berkembang ke jenjang Sarjana dan Doktor, sehingga memberi manfaat bagi guru, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan komunitas Kementerian secara luas,” kata Ruchman.
Program ini akan dimulai pada Maret 2026. Monash University, Indonesia juga akan tercatat resmi di laman BIB sebagai kampus tujuan.
Penerima beasiswa dapat memilih berbagai program Magister di bidang bisnis, seni, teknologi informasi, desain, kesehatan, dan bidang interdisipliner.
Semua program dilaksanakan dengan standar akademik global, namun tetap berakar pada konteks lokal, sehingga mampu mendukung aspirasi akademik dan profesional para peserta.











