TopCareer.id – Sebelum mudik atau liburan, penting untuk selalu memastikan keamanan listrik di rumah.
Data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta menunjukkan, korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran, yang menyumbang lebih dari 60 persen kasus pada tahun 2025.
Hal ini menegaskan pentingnya memastikan sistem kelistrikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan dalam waktu lama.
“Keselamatan listrik di rumah merupakan hal yang sering kali luput dari perhatian saat mempersiapkan perjalanan mudik,” kata M. Farhan Lucky, National Sales Director, Schneider Electric Indonesia.
Baca Juga: Survei Ungkap Waktu Favorit Warga buat Mulai Jalan Mudik
Untuk itu, Schneider Electric pun memberikan beberapa langkah mudah untuk menjaga keamanan kelistrikan, sebelum meninggalkan rumah saat mudik:
- Periksa kondisi instalasi listrik di rumah
Pastikan kabel, stopkontak, dan panel listrik berada dalam kondisi baik serta tidak menunjukkan tanda kerusakan seperti kabel terkelupas atau sambungan yang longgar.
- Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan
Mencabut peralatan elektronik dari stopkontak dapat membantu mengurangi risiko gangguan listrik sekaligus mencegah konsumsi listrik yang tidak perlu saat rumah kosong.
Baca Juga: Masyarakat Makin Berminat Ikut Mudik Gratis di 2026
- Gunakan perangkat pengaman listrik yang sesuai standar SNI
Perangkat seperti Miniature Circuit Breaker (MCB) atau anti korsleting berfungsi memutus aliran listrik secara otomatis saat terjadi korsleting atau kelebihan daya.
Sementara, Residual Current Circuit Breaker (RCCB) atau anti setrum mampu mendeteksi dan memutus arus bocor secara otomatis guna mencegah sengatan listrik dan kebakaran.
“Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya memastikan sistem kelistrikan yang aman, sehingga momen mudik dapat dinikmati dengan lebih tenang bersama keluarga,” kata Farhan.






