TopCareer.id – Editor video sudah menjadi profesi kreatif yang banyak dicari. Sayangnya, masih banyak yang meremehkan pekerjaan tersebut, termasuk di Indonesia.
Seiring berkembangnya dunia kreatif seperti film, marketing, dan media sosial, memiliki kemampuan untuk jadi seorang editor video bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan.
Hampir setiap brand, kreator, hingga perusahaan kini membutuhkan konten visual yang menarik untuk menjangkau audiens mereka.
Selain itu, menjadi editor video tak cuma memotong dan menyambung gambar, tapi juga ada proses kreatif yang melibatkan storytelling, pemilihan ritme, color grading, hingga mengatur suara.
Beberapa negara pun menawarkan penghasilan besar untuk menjadi seorang editor video.
Dikutip dari situs Cutjamm, berikut 10 negara dengan penghasilan video editor tertinggi per 2026:
- Amerika Serikat
Amerika Serikat masih jadi pasar terbesar bagi video editor, terutama didorong oleh industri film dan media streaming. Di negara ini, editor bisa memperoleh gaji median sekitar USD 70.980 per tahun, bahkan mencapai USD 92.070 untuk posisi di post-production film
- Swiss
Swiss menawarkan peluang besar melalui kontrak korporat dan sektor keuangan kelas atas. Editor video di sini bisa mendapatkan penghasilan tinggi, dengan kisaran hingga USD 82.587 untuk level atas.
Baca Juga: Bill Gates Sebut 3 Profesi Ini Tak Terancam AI
- Inggris
Inggris dikenal sebagai pasar dengan tarif freelance premium, khususnya di industri periklanan. Editor berpengalaman bahkan dapat mematok tarif hingga USD 165 per jam.
- Australia
Australia memiliki pasar korporat dan agensi yang matang. Di sini, editor video umumnya mendapatkan gaji di kisaran USD 50.000 hingga USD 75.000 per tahun.
- Kanada
Kanada didukung oleh industri film dan televisi yang stabil dengan rata-rata gaji video editor sekitar USD 51.077, dengan posisi senior bisa mencapai USD 63.726.
- Jerman
Jerman menawarkan stabilitas melalui sistem serikat pekerja yang kuat serta pasar korporat yang luas. Gaji asisten editor ditetapkan sekitar USD 943 per minggu, sementara tarif per jam bisa berada di kisaran USD 27 hingga USD 55.
Baca Juga: Latihan Jadi Barista, Belajar Apa Saja?
- Denmark
Denmark termasuk dalam klaster negara Eropa dengan standar gaji tinggi. Meskipun datanya penghasilan ini bersifat umum, negara ini dikenal memiliki tingkat gaji yang kompetitif.
- Belanda
Belanda juga berada dalam klaster yang sama dengan Denmark, dengan ekonomi yang matang dan standar gaji tinggi bagi pekerja kreatif, termasuk video editor.
- Luksemburg
Luksemburg menjadi salah satu negara dengan biaya tenaga kerja tinggi, didorong oleh sektor keuangan dan institusi internasional, yang turut membuka peluang penghasilan besar bagi editor.
- Prancis
Prancis memiliki pasar periklanan dan media yang kompetitif. Editor video freelance di sini bisa memperoleh tarif sekitar USD 38 hingga USD 66 per jam, tergantung pengalaman dan proyek.






