Tren

BPS: 100 Orang Produktif di RI Menanggung 45 Orang Usia Nonproduktif

TopCareer.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa setiap 100 penduduk usia produktif menanggung sekitar 45 penduduk berusia nonproduktif.

Hal ini diungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SiPAS) 2025, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Dalam pernyataannya, Indonesia masih didominasi penduduk berusia produktif atau antara 15 sampai 64 tahun, dengan persentase mencapai 68,94 persen.

“Namun komposisi penduduk menurut kelompok umur, menunjukkan pergeseran struktur yang menyempit di kelompok umur 0-14 tahun dan 15-64 tahun, namun melebar pada 65 tahun ke atas,” kata Amalia.

Baca Juga: Tak Cuma Lansia, Stroke Juga Bisa Menyerang di Usia Produktif

Dengan adanya perubahan ini, kata Amalia, asio ketergantungan juga mengalami perubahan pola.

Rasio ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah penduduk usia nonproduktif, yaitu penduduk pada usia 0-14 tahun dan 65 tahun ke atas, yang dibandingkan dengan jumlah penduduk usia produktif yaitu umur 15-64 tahun.

“Hasil SUPAS 2025 menunjukkan rasio ketergantungan adalah sebesar 45,05. Artinya 100 penduduk usia produktif menanggung 45 penduduk usia nonproduktif,” kata Amalia.

Dia menjelaskan, pada 2015-2025, rasio ketergantungan masih berada di bawah 50. Ini berarti, penduduk usia produktif masih dominan dan Indonesia masih berada dalam bonus demografi.

Namun di 2025, rasio ketergantungan mulai meningkat seiring turunnya proporsi penduduk usia produktif, jika dibandingkan dengan hasil sensus penduduk tahun 2020.

Baca Juga: Peneliti Harvard Ungkap Cara Biar Lebih Bahagia dalam Pekerjaan

Lebih lanjut, Amalia mengatakan penduduk lanjut usia atau di atas 60 tahun, berdasarkan hasil SUPAS 2025 mencatatkan angka 11,97 persen. Menurutnya, ini menandakan Indonesia sudah memasuki fase penuaan penduduk.

“Aging population ini ditandai dengan persentase penduduk berumur 60 tahun ke atas yang sebesar 10 persen atau lebih,” kata Amalia.

Catatan BPS, 22 provinsi belum memasuki fase aging population dan 16 provinsi sudah memasuki fase aging population.

“Berdasarkan SUPAS 2025, hampir seluruh provinsi di Pulau Jawa sudah memasuki aging population. Sedangkan di Maluku dan Papua masih belum memasuki aging population,” ucapnya.

Banner Loker

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button