TopCareer.id – Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengingatkan penggemar sepak bola untuk tidak sembarangan menonton streaming Piala Dunia 2026.
Menurut Kaspersky, setidaknya ada 336 domain unik yang meniru sumber daya resmi Piala Dunia telah terdeteksi.
“Sejak awal turnamen dimulai, para pelaku kejahatan siber semakin fokus pada cara penggemar berinteraksi dengan acara tersebut secara online, karena menonton pertandingan saat ini hanya membutuhkan koneksi internet dan perangkat,” kata Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior, Kaspersky.
Altukhova mengatakan dalam siaran persnya, dikutip Senin (22/6/2026), hal ini membuat aktivitas kriminal terus meningkat, seperti yang terlihat dari situs palsu yang mereka temukan, yang menawarkan layanan streaming dan taruhan dalam berbagai bahasa.
“Kami merekomendasikan agar pengguna tetap menggunakan siaran resmi untuk membantu melindungi data dan keuangan mereka,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada Penipuan Berkedok Piala Dunia 2026, Ini Modus-Modusnya
Kaspersky menemukan, salah satu modusnya adalah para penipu siber membuat situs yang menawarkan streaming kejuaraan tersebut.
Penyerang membuat situs web palsu yang mengklaim menyediakan akses gratis ke siaran Piala Dunia. Setelah mengklik “Tonton sekarang”, pengguna diminta untuk mendaftar.
Mereka kemudian diminta untuk membayar sejumlah biaya dengan kripto untuk mengakses turnamen sepenuhnya. Bahaya dari skema ini terletak pada potensi hilangnya data pendaftaran dan dana mata uang kripto.
Selain itu, ada juga situs judi dan prediksi pertandingan palsu. Dalam sebuah web berbahasa Spanyol, penjahat meminta informasi seperti nama depan dan belakang, email, nomor telepon, dll., untuk membuat akun.
Baca Juga: Mengapa Pemain Piala Dunia Gandeng Anak-Anak Saat Masuk Lapangan?
Skema seperti itu membuat pengguna rentan terhadap pencurian kredensial, terutama jika mereka menggunakan kata sandi yang sama di berbagai layanan, serta potensi kerugian finansial.
Skema serupa lainnya menargetkan pengguna berbahasa Portugis. Situs penipuan tersebut menampilkan jadwal pertandingan yang akan datang, dan untuk berpartisipasi dalam taruhan, pengguna diminta untuk memberikan nama, email, dan detail pribadi lainnya.
Kaspersky pun memberikan beberapa tips supaya penggemar bola tak mudah terjebak penipuan berkedok Piala Dunia 2026:
- Memeriksa keaslian situs web sebelum memasukkan data pribadi. Periksa kembali format URL dan ejaan nama organisasi.
- Selalu pilih platform streaming resmi dan terpercaya untuk melindungi data pribadi Anda dari pencurian dan penyalahgunaan.
- Gunakan solusi keamanan andal yang mengidentifikasi lampiran berbahaya dan memblokir tautan phishing.
- Aktifkan 2FA pada ID dan aplikasi keuangan dan tinjau laporan secara berkala untuk aktivitas tidak sah.






