TopCareer.id – Arizona State University (ASU) punya program sarjana yang fokus untuk mendukung pengembangan kreator konten atau influencer.
Universitas memperkenalkannya lewat program Bachelor of Arts in Content Creation, melalui Walter Cronkite School of Journalism and Mass Communication.
Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk meraih gelar sarjana empat tahun yang berfokus pada karier sebagai kreator konten profesional, digital storyteller, dan influencer.
Mengutip Moneywise, Selasa (28/7/2026), mahasiswa akan belajar strategi konten, personal branding, analisis audiens, produksi multimedia, podcasting, pemasaran media sosial, dan videografi.
Mahasiswa juga akan mempelajari cara membangun kehadiran mereka sendiri di dunia online, menganalisis performa di berbagai platform, menguji strategi konten, dan meningkatkan hasil berdasarkan data audiens.
Baca Juga: Masuk KBLI, Kreator Konten dan Influencer Wajib Punya NIB?
Salah satu mata kuliah yang menarik perhatian adalah “How to Become an Influencer.”
Mahasiswa juga dapat memilih mata kuliah tentang podcasting, kemampuan tampil di depan kamera, dasar-dasar media sosial, fotografi, videografi, penyuntingan, teknik vokal, hingga kemampuan memengaruhi orang lain.
Pembelajaran akan ditutup dengan proyek tugas akhir yang mengharuskan mahasiswa membangun audiens sesungguhnya.
Alih-alih hanya membuat laporan, mahasiswa akan memilih sebuah platform seperti TikTok atau YouTube, menyusun strategi konten, merilis karya orisinal sepanjang semester, lalu melaporkan pertumbuhan audiensnya.
Mengutip New York Post, Jessica Pucci, associate dean senior di Walter Cronkite School of Journalism and Mass Communication mengatakan, kurikulum ini dirancang untuk memberikan panduan profesional bagi calon kreator.
Menurut Pucci, mahasiswa tak hanya akan membuat video untuk bersenang-senang, tapi juga belajar menganalisis metrik performa di media sosial, bereksperimen dengan strategi konten, dan memakai data untuk meningkatkan keterlibatan audiens.
Baca Juga: Newsfluencer Jadi Sumber Berita, Saingi Media Mainstream
Pucci menjelaskan, mahasiswa akan membawa sesuatu yang lebih konkret daripada sekadar ijazah. Mereka akan punya audiens online, konten yang telah dipublikasikan, serta bukti bahwa mereka berhasil membangun sebuah brand digital.
Program ini juga punya standar akademik yang sama seperti program sarjana lain. Mahasiswa harus menyelesaikan setidaknya 120 SKS, termasuk mata kuliah umum seperti matematika, menulis, serta humaniora.
Mahasiswa juga akan puna kesempatan mendapatkan pengalaman langsung melalui program magang, proyek konten untuk brand, serta Los Angeles Content Studio milik universitas.
ASU menegaskan lulusan program tak hanya bisa berkarier sebagai influencer, tapi juga content strategist, social media manager, brand storyteller, produser podcast, digital marketer, videografer, dan spesialis komunikasi.



