Tren

Menyenangkan Saja Tak Cukup, Outing Karyawan Wajib Berdampak dan Efisien

TopCareer.id – Perusahaan kini dituntut untuk bisa merancang kegiatan outing karyawan yang tidak hanya menyenangkan, tapi juga bisa memberi dampak positif bagi tim serta efisien secara anggaran.

Maka dari itu, program seperti outing harus diarahkan untuk memperkuat kerja sama tim, mengembangkan kepemimpinan, hingga membangun budaya kerja.

Di sisi lain, makin selektifnya penggunaan dana juga membuat perusahaan harus bisa mempertimbangkan kebutuhan tim, jenis aktivitas, serta anggaran agar program outing tepat sasaran dan efisien.

Gigih Gesang, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI), menilai bahwa cara perusahaan memandang kegiatan outing saat ini telah bergeser.

“Perusahaan sekarang ingin setiap rupiah yang dikeluarkan untuk program karyawan memberi dampak, entah pada kerja sama tim, kepemimpinan, maupun budaya kerja,” kata Gigih.

Sementara itu, Irvan Mahidin Sukamto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Industri Event Indonesia (IVENDO) mengatakan, kegiatan perusahaan juga harus dapat membangun keterlibatan, kerja sama, dan berkesan bagi karyawan.

Baca Juga: Karyawan Takut Bicara soal Kesehatan dan Kesejahteraan, Ini Dampaknya bagi Perusahaan

“Saat ini perusahaan tidak hanya membutuhkan sebuah kegiatan atau event, tapi juga kegiatan yang mampu membangun engagement, teamwork, employee experiences,” kata Irvan di NICE PIK 2, Tangerang, Kamis (8/10/2026).

Menurut Irvan, ini sangat penting karena sekarang pariwisata yang sedang digalakkan bukan hanya sekadar event yang besar, namun juga pengalaman pada mereka yang mengikutinya.

Tren program corporate outing inilah yang diangkat dalam Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 pada 8–11 Oktober di NICE PIK 2, Tangerang.

Irvan pun melihat bahwa pembukaan IOITE sebagai momentum kolaborasi bagi industri.

“Kegiatan korporat seperti gathering, outing, dan incentive trip menggerakkan rantai usaha yang sangat panjang, mulai dari venue, hotel, transportasi, katering, hingga pelaku kreatif,” katanya.

Baca Juga: Survei Finetiks: 56 Persen Karyawan di Indonesia Tak Punya Dana Darurat

Andita Tirtawisata, Director of Panorama Media mengatakan, salah satu fokus dalam kegiatan ini adalah Business Matching.

“Saat ini perusahaan tidak lagi sekadar mencari vendor, tetapi mencari mitra yang benar-benar memahami kebutuhan dan anggaran mereka,” kata Andita.

“Kami ingin setiap pertemuan di sini berujung pada kerja sama yang nyata, dan pengunjung bisa pulang dengan rencana program karyawan yang konkret untuk tahun depan,” pungkasnya.

Adapun, exhibitor di IOITE 2026 mencakup hotel, resort, venue, destinasi wisata, taman rekreasi, penyedia team building dan experiential learning, serta travel agent dan penyedia paket perjalanan.

Banner Loker

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button