TopCareer.id – Cuaca panas dan gerah yang tengah dihadapi masyarakat seperti anak muda dan kaum pekerja jadi celah bagi produsen minuman bersoda untuk mengambil pasar.
Salah satu kelompok yang dibidik adalah generasi Z, yang dinilai memiliki gaya hidup dan preferensi konsumsi berbeda dibanding generasi sebelumnya.
“Gen Z itu terkenal banget memiliki ciri khas tersendiri dalam menjalani hidup,” kata Andes Gumilang Hadisucipto, Director Sparkling Flavours, PT Coca-Cola Indonesia di Pekan Raya Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Menurut Andes, Gen Z merupakan generasi yang tumbuh bersama teknologi digital sehingga cenderung mencari pengalaman baru, termasuk dalam memilih produk dan minuman yang mereka konsumsi.
Baca Juga: Tips Kurangi Dampak Buruk Suhu Panas Ekstrem pada Kulit
Andes pun mengungkapkan, hal ini juga yang mendasari Coca-Cola Indonesia meluncurkan produk teranyarnya Sprite Nipis Mint di tanah air.
“Ide ini lahir dari kebiasaan lokal yang sangat relate dengan kita semua, yaitu Santai Melantai, refleks rebahan di lantai ubin yang dingin pas lagi gerah-gerahnya,” kata Andes.
Menurutnya, produk ini menargetkan masyarakat Indonesia yang pekerja keras yang punya ambisi hingga anak-anak muda yang kuliah dan memiliki masa depan yang dituju.
“Ketika mereka capek, mereka panas, dengan cuaca, dikejar deadline, minum ini reda, bisa membuat badan jadi lebih dingin, istirahat sejenak untuk bisa mendapatkan energi yang lebih baik lagi,” kata Andes.
Pasar soda di Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Andes mengatakan bahwa konsumen yang besar membuat pasar dan industri soda di tanah air bertahan lama.
“Jadi memang soda dianggap sebagai minuman yang refreshing, segar, yang memang cocok untuk perayaan atau sekadar sehari-hari juga. Kadang ada orang yang ingin minuman lain, tapi rasanya biasa saja,” ujarnya.
Selain itu, Andes mengatakan produsen kini mencoba mencari cara agar minuman soda tetap bisa dijangkau masyarakat.
“Dengan keadaan ekonomi sekarang Sprite yang paling penting adalah bagaimana caranya kita bisa terjangkau,” ujarnya.
Baca Juga: Air Saja Tak Cukup, 4 Elektrolit Ini Juga Jaga Tubuh Tetap Aktif
Andes mengatakan, meski ada produk yang memiliki branding mirip, hal ini tak lepas dari adanya kebutuhan konsumen.
“Karena memang itu yang diinginkan masyarakat Indonesia. Terlepas itu kompetisi atau bukan, saya yakin perusahaan-perusahaan juga untuk dekat dengan konsumen mereka,” kata Andes.
Untuk itu, Sprite mengaku tak mau kalah dengan meluncurkan produk yang dinilai punya pasar dan dibutuhkan masyarakat Indonesia.
“Namun kami sebagai market leader juga harus punya sesuatu yang baru, itu adalah rasa mintnya yang cocok untuk udara yang panas dan juga untuk masyarakat Indonesia yang ingin instan adem,” tutup Andes.






