Lifestyle

Perempuan Lebih Rentan Kena Autoimun? Ini Penjelasan Pakar UGM

Dua kelompok penyakit autoimun

Nyoman menjelaskan, ada dua kelompok penyakit autoimun. Pertama yaitu autoimun organ spesifik, yaitu penyakit yang menyerang satu organ tertentu.

Sebagai contoh, autoimun pada kelenjar tiroid yang dikenal sebagai Hashimoto. Penyakit ini hanya menyerang tiroid, tetapi gejalanya bisa cukup berat.

Jika fungsi tiroid menurun, penderita dapat mengalami kenaikan berat badan, tubuh terasa lemas, dan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.

Contoh lainnya yaitu autoimun yang menyerang pankreas sehingga menyebabkan diabetes melitus tipe 1, yang biasanya muncul sejak usia muda. Ada pula autoimun yang menyerang ginjal maupun organ-organ tertentu lainnya.

Baca Juga: 3 Langkah Cegah Osteoporosis Menurut PEROSI

Kelompok kedua yaitu autoimun sistemik, yaitu penyakit yang menyerang banyak organ sekaligus.

Beberapa yang paling sering adalah lupus yang dapat menyerang berbagai organ, mulai dari kulit, sendi, ginjal, paru-paru, hingga organ lainnya.

Karena melibatkan banyak organ, gejalanya pun sangat beragam. Selain lupus, terdapat pula penyakit autoimun lain seperti rheumatoid arthritis, scleroderma, dan beberapa jenis penyakit rematik autoimun lainnya.

Laki-laki juga bisa terkena autoimun seperti ankylosing spondylitis. Namun secara umum, memang sekitar 80 persen penderita autoimun adalah perempuan, sedangkan sekitar 20 persen laki-laki.

Kasus ini juga lebih sering ditemukan pada perempuan usia muda karena pada usia tersebut sistem imun masih sangat aktif.

Previous page 1 2 3 4Next page
Banner Loker

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button