Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, August 14, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Selamatkan Kariermu! Ini 8 Tanda Bosmu Beracun

Topcareer.id – Percayakah kamu? Salah satu studi menemukan bahwa 50 persen karyawan meningggalkan pekerjaan demi menjauh dari bos mereka. Lalu, bagaimana caranya tahu kalau kamu bekerja untuk manajer yang beracun?

Seperti dikutip dari laman Inc, seorang speaker, pelatih kempemimpinan, dan konsultan Marcel Schwantes menyebutkan setidaknya ada 8 sifat yang menandakan buruknya karakter seorang manajer. Apa saja?

Hanya mementingkan dirinya sendiri

Manajer tipe ini tidak terlalu peduli tentang misi perusahaan atau cara menyelaraskan tujuan tim dengan tujuan organisasi. Yang mereka pikirkan hanyalah kinerja individu dan cara mendapatkan bonus tahunan. Jadi jangan heran kalau mereka hanya mementingkan prestasi sendiri, serta bagaimana atasan memandang mereka.

Suka cari perhatian

Manajer yang kerap mengambil semua kredit untuk pekerjaan seluruh timnya. Tidak ada pujian untuk tim, tidak ada perayaan atas keberhasilan semua orang. Manajer seperti ini akan menjadi sorotan, dan ketika itu terjadi, semangat tim merosot.

Tidak pernah salah

Pernah bekerja dengan manajer yang selalu benar, sementara kamu selalu salah? Dia tidak bisa disalahkan dan tidak akan pernah mengakui kesalahan. Dia lebih peduli menjaga reputasinya dan menyelamatkan namanya.

Bingung, tidak tahu arah yang dituju

Anggota tim tidak tahu di mana mereka berdiri karena komunikasi yang sering kali samar. Manajer ini bakal mengatakan rencana A pada hari Senin, lalu mengubah arah pada hari Rabu, seringkali tanpa memberi tahu tim.

Seorang manajer yang suka kontrol

Orang ini mengelola mikro hingga detail terakhir. Lingkungan kerja jadi kaku dan menyesakkan karena dia ingin kontrol atas keputusan. Dia tidak mempercayai tim dan tidak mau mendelegasikan.

Dalam skenario seperti itu, hampir tidak ada ruang untuk diskusi atau masukan karena gaya kepemimpinan yang otokratis.

Leave a Reply