Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Monday, November 18, 2019
redaksi@topcareer.id
Tren

Perpres 63/2019 Terbit, Apa Kamu Harus Ganti Nama Brand ke Bahasa Indonesia?

Topcareer.id – Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meneken Perpres 63/2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia. Efeknya, tak hanya sang presiden wajib menyampaikan pidato dalam Bahasa Indonesia di setiap pidatonya baik di dalam atau di luar negeri. Namun juga berdampak ke banyak segi lain kehidupan kita.

Yuk, dicek.

Perpres 63/2019 diteken Presiden Jokowi pada 30 September 2019 dan diundangkan pada hari yang sama. Peraturan Presiden itu adalah aturan lebih lanjut dari Undang-undang No.24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Peraturan itu mengatur penggunaan bahasa Indonesia, yang kemudian dirinci oleh perpres.

Berdasarkan Perpres 63/2019, berikut hal-hal yang wajib menggunakan Bahasa Indonesia:

  • Peraturan Perundang-undangan
  • Dokumen Resmi Negara
  • Pidato Resmi Presiden, Wakil Presiden, dan Pejabat Negara yang Lain
  • Bahasa Pengantar dalam Pendidikan Nasional
  • Pelayanan Administrasi Publik di Instansi Pemerintahan
  • Nota Kesepahaman atau Perjanjian
  • Forum yang Bersifat Nasional atau Forum yang Bersifat Internasional
  • Komunikasi Resmi di Lingkungan Kerja Pemerintah dan Swasta
  • Laporan Setiap Lembaga atau Perseorangan kepada Instansi Pemerintahan
  • Penulisan Karya Ilmiah dan Publikasi Karya Ilmiah di Indonesia
  • Penamaan Geografi, Bangunan atau Gedung, Jalan, Apartemen atau Permukiman, Perkantoran, Kompleks Perdagangan, Merek Dagang, Lembaga Usaha, Lembaga Pendidikan, Organisasi yang Didirikan atau Dimiliki Warga Negara Indonesia atau Badan Hukum Indonesia
  • Informasi tentang Produk Barang/Jasa
  • Rambu Umum, Penunjuk Jalan, Fasilitas Umum, Spanduk, dan Alat Informasi Lain
  • Informasi melalui Media Massa
ade.irwansyah@gmail.com'
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply