Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, November 15, 2019
redaksi@topcareer.id
Profesional

Bolehkah Fesh Graduate Nego Gaji? Boleh Banget. Begini Triknya

Topcareer.id – Banyak fresh graduate saat melamar kerja mereka enggan melakukan negosiasi gaji. Sebagian besar disebabkan rasa takut karena belum memiliki pengalaman kerja. Bahkan masih banyak juga yang malah kebingungan saat ditanya berapa besar gaji yang diharapkan?

Sebenarnya walaupun masih seorang fresh graduate kamu bisa kok nego gaji. Itu hak kamu, namun tentunya negosiasi gaji harus disertai komitmen kuat untuk memberi kontribusi optimal.

Baca juga: Cara Menjawab “Apa Kelebihan Anda?” Saat Interview

Mengutip Cnbc.com, Selasa (15/10/2019), berikut ini tips nego gaji bagi para profesional muda yang baru memulai perjalanan kariernya.

Lakukan riset mengenai informasi gaji
Jika kamu memiliki teman yang bekerja sebagai HRD, gali informasi mengenai gaji posisi yang kamu lamar dari mereka. Bagian pusat karir perguruan tinggi juga dapat memberikan panduan karena sering memiliki data berguna tentang pekerjaan entry-level di berbagai industri.

Perhatikan pendapatan di luar gaji
Setiap perusahaan pasti memberikan penawaran kompensasi dan benefit lain di luar gaji. Tinjau apakah semua kompensasi dan benefit itu cukup untuk menutup semua kebutuhan dengan gaji yang ditawarkan. Negosiasikan jika masih terlalu jauh kurangnya.

Baca juga: 4 Tips Datang ke Interview Baru Tanpa Ketahuan Atasan

Jangan remehkan pengalaman masa lalu
Setiap perusahaan mencari kandidat yang memiliki keterampilan. Jika kamu memiliki pengalaman magang, maka kamu perlu menjelaskannya. Sebelum wawancara, para fresh graduate harus menuliskan hal-hal yang membedakan mereka dari pesaing mereka. Sampaikan kualitas yang kamu miliki pada perusahaan.

Lakukan secara profesional
Sebelum pertemuan negosiasi gaji, kamu harus mempraktikkan komunikasimu di depan cermin atau dengan seorang teman. Sehingga kamu akan lebih siap untuk percakapan negosiasi yang sebenarnya. Hindari mendiskusikan masalah keuangan pribadi seperti pembayaran pinjaman. Fokuslah pada aspek profesional yang membuatmu sebanding dengan gaji yang kamu ajukan. *

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply