Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, August 13, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Cara Menjelaskan Waktu Kosong yang Panjang di CV

Dok. Job Fits Sydney

Topcareer.id – Gap atau rentang waktu kosong antara satu pengalaman kerja dengan pengalaman lainnya sering dianggap HRD kalau kamu pergi libur panjang, menganggur dan tidak produktif.

Walaupun sebetulnya sangat normal untuk mengambil waktu bagi pengembangan pribadi dan mengalami situasi tertentu, tetapi mindset HRD kebanyakan negatif.

Dikutip dari Careeraddict.com, kamu tidak perlu panik. Berikut cara menjelaskan gap yang panjang pada CV kamu.

Baca juga: CV dan Resume, Sama Tidak Sih?

Katakan yang sebenarnya
Hal paling penting ketika berhadapan dengan gap pada CV kamu adalah kejujuran. Kamu tidak perlu masuk ke detail yang berlebihan. Dan jangan tergoda untuk memperpanjang riwayat kerjamu sebelumnya karena manajer perekrutan akan mencari tahu faktanya sendiri.

Tekankan hal positif
Pastikan untuk memberikan penekanan pada aktivitas konstruktif yang kamu ikuti selama waktu kosongmu. Ini bisa berupa pekerjaan sukarela, kursus tambahan untuk mengembangkan keterampilan, maupun freelance. Gambarkan pengalaman positif dan jelaskan bagaimana itu semua membantumu tumbuh lebih baik.

Jelaskan prestasi kamu
Tujuan utama adalah untuk menggambarkan pencapaianmu selama tahun gap di CV kamu. Ini harus dalam bentuk bullet point dan ditulis dalam bentuk lampau, contoh: ‘Saya pernah terlibat menyelesaikan program pengajaran bahasa Inggris kepada peserta lomba pidato berbahasa Inggris tingkat nasional’.

Baca juga: Melamar Kerja dengan CV Dua Halaman, Ini Kata Sains

Jelaskan alasanmu
Terlepas dari kamu melakukan libur panjang atau benar-benar meningkatkan kualitas diri, kamu harus beri alasan bagaimana itu bisa membantu kamu secara profesional. Membuat daftar keterampilan yang kamu peroleh dan bagaimana ini akan diintegrasikan dengan berbagai aspek spesifikasi pekerjaan merupakan persiapan yang baik.

Tunjukkan komitmenmu pada stabilitas sekarang
Manajer yang akan mempekerjakanmu pasti akan khawatir bahwa kamu tidak berkomitmen setelah memiliki gap yang panjang. Di sinilah kamu harus menjelaskan bagaimana Anda kamu berkomitmen pada pengembangan kariermu. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply