Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mengatasi Serangan Panik Di Kantor, Begini Caranya

Sumber foto: New York PostSumber foto: New York Post

Topcareer.id – Serangan panik merupakan aliran perasaan tak terduga yang menimbulkan ketidaknyaman. Panik biasanya datang diikuti oleh beberapa gejala menakutkan, seperti jantung yang berdetak cepat, pusing, kulit memerah, hingga sesak napas.

Orang-orang dengan gangguan panik memiliki serangan ketakutan mendadak dan berulang yang berlangsung selama beberapa menit atau lebih. Saat sedang bekerja di kantor ini bisa sangat mengganggu.

Dikutip dari health.usnews.com, Rabu (04/12/2019), berikut beberapa cara untuk mengatasi serangan panik di kantor.

Fokus pada pernapasan
Seringkali ketika orang mulai mengalami kecemasan, napas mereka menjadi dangkal, cepat dan tidak menentu. Dengan mengambil napas dalam-dalam, kamu akan meningkatkan oksigen ke otak dan mulai mendapatkan kembali kendali atas apa yang kamu rasakan. Mempelajari teknik pernapasan bisa membantumu mengatasi serangan panik.

Baca juga: Alasan Mengapa Stres Baik untuk Kamu

Jangan meninggalkan tempat kerja
Jangan tinggalkan tempat kerjamu, kecuali jika serangan panikmu digabungkan dengan kondisi fisik yang serius seperti cedera akibat jatuh. Melarikan diri dari tempat kerja setiap kali kamu mengalami serangan panik bukanlah solusi dan tidak akan memberikan bantuan jangka panjang. Kamu harus memberanikan diri menghadapinya.

Pertimbangkan untuk mendapatkan bantuan profesional
Gangguan panik biasanya bisa diobati dengan psikoterapi, obat-obatan atau keduanya. Terapi perilaku kognitif sangat membantu dalam mengobati gangguan panik, karena pendekatan itu mengajarkanmu berbagai cara berpikir, berperilaku, dan bereaksi terhadap perasaan yang datang mengiringi serangan panik.

Baca juga: Cara Cerdas Hadapi Tekanan Kerja di Kantor

Tuliskan pikiranmu
Seringkali dalam situasi panik, pikiran akan terdistorsi dan butuh untuk ditantang. Perhatikan pikiran negatif yang otomatis hadir dalam pikiranmu dan tuliskan untuk melihat apakah pikiran itu masuk akal. Hadapi segala pikiran negatif dengan menuliskan sesuatu yang lebih realistis.

Pikirkan untuk berbicara dengan atasan
Jika kamu memiliki gangguan panik, mengungkapkannya kepada atasan atau HRD mungkin menakutkan. Tapi kamu juga tidak ingin kan atasan bertanya-tanya kepadamu. Mulailah berbicara dengan departemen HRD, dari situ kamu bisa menyesuaikan beban kerjamu untuk memenuhi kapasitasmu dengan bantuan HRD dan atasan kamu.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply