- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Friday, February 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Apa Kabar Rencana Ibu Kota Pindah? Ini Progres Pembangunan Infrastrukturnya

Peta calon ibu kota negara yang baru, Penajem Baser Utara dan Kutai Kertanagara

Topcareer.id – Apa kabar pembangunan di calon ibu kota baru kita?

Rencana kepindahan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur membuat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Pulau Balang II di Kalimantan Timur selesai pada akhir tahun 2020.

Hingga Desember 2019 ini, pembangunan jembatan yang berada di atas Teluk Balikpapan tersebut sudah mencapai 71% sehingga akan selesai lebih cepat dari target kontrak pekerjaan yaitu selesai pada tahun 2021.

Selain sebagai penghubung jaringan jalan poros selatan Kalimantan, jembatan ini juga mendukung rencana pengembangan pelabuhan peti kemas dan kawasan industri Kariangau.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono keberadaan jembatan ini akan memperlancar konektivitas dan membuat jarak dan waktu tempuh menjadi lebih singkat.

“Jembatan inipun akan memperpendek jarak tempuh, yang mulanya kendaraan dari Balikpapan menuju Penajam dan selanjutnya ke Kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan dan kota lainnya, harus memutar dengan jarak sekitar 100 km dengan waktu tempuh sekitar 5 jam. Nantinya jarak akan menjadi lebih pendek menjadi hanya sekitar 30 km dan perjalanan dapat disingkat hanya dalam waktu 1 jam.” ungkapnya dalam siaran pers, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Komentar Suhu Naga Soal Pemindahan Ibu Kota

Untuk membangun jembatan dengan bentang utama sepanjang 804 meter, jembatan pendekat sepanjang 167 meter, dan jalan akses sepanjang 1.807 meter ini, pemerintah harus mengeluarkan dana sekitar Rp 1,38 triliun.

Menteri PUPR juga sedang mengkaji rencana menyambungkan jembatan tersebut dengan jaringan Jalan Tol Balikpapan menuju kawasan IKN.

“Selain jalan provinsi tersebut, kita juga sedang mempertimbangkan rencana untuk menghubungkan Jembatan Pulau Balang II dengan jalan tol, sehingga akses menuju IKN lebih lancar dan nyaman, tidak banyak berkelok-kelok, seperti yang kita lalui saat meninjau tadi,” *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply