Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, August 11, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Berapa Gelas Ideal Minum Kopi untuk Kesehatan?

Dok. Keurig

Topcareer.id – Kopi punya manfaat kesehatan tersendiri yang kadang kalah dengan efek negatifnya.

Apapun manfaatnya, minum kopi terlalu berlebihan tetaplah tidak baik. Lantas berapa gelas kopi yang ideal diminum dalam sehari?

Para peneliti dari universitas Navarre di Spanyol; Catania di Italia; dan laporan terpisah yang diterbitkan oleh Harvard School of Public Health menetapkan bahwa kebiasaan minum kopi saat lembur secara dramatis mengurangi risiko seseorang terkena hipertensi dan diabetes tipe 2.

Kopi juga melindungi kita dari sejumlah besar faktor risiko metabolik, termasuk stroke dan penyakit jantung kronis.

Makalah Harvard bahkan menyatakan bahwa minum antara satu dan tiga cangkir kopi sehari selama empat tahun mengurangi risiko seseorang terkena diabetes sebesar 11%.

Baca juga: Mengapa Minum Kopi Baik Buat Karyawan

Sebaliknya, peminum kopi reguler yang mengurangi asupannya sebanyak satu cangkir sehari meningkatkan risiko terkena gangguan gula darah sebesar 17%.

“Temuan kami mengonfirmasi studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah,” jelas penulis utama studi itu, Shilpa Bhupathiraju dalam laman The Ladders.

“Yang paling penting, mereka memberikan bukti baru bahwa perubahan kebiasaan konsumsi kopi dapat memengaruhi risiko Diabetes Tipe 2 dalam waktu yang relatif singkat.”

Baca juga: Bersaing di Kancah Dunia, Indonesia Jaga Kualitas Kopi Khas

Para peneliti Harvard memperoleh hasil mereka dengan menganalisis studi sebelumnya, yang secara kumulatif berisi data dari 1.109.272 peserta.

Lebih dari 45.000 orang yang tergabung dalam kelompok ini telah didiagnosis menderita diabetes sebelum direkrut untuk laporan masing-masing.

Hasilnya, tidak hanya 20 tahun menindaklanjuti kopi sebagai langkah korelatif yang menguntungkan terhadap diabetes, kopi tanpa kafein juga tampaknya memberikan hasil yang sama, meskipun ada batasnya. Lebih dari empat cangkir sehari akan meningkatkan risiko terkena tekanan darah tinggi.

“Tidak apa-apa untuk minum teh dan kopi sebagai bagian dari diet seimbang, tetapi penting diketahui bahwa minuman ini bukan sumber cairan utama atau satu-satunya. Jika kamu penggemar berat kopi, teh, atau minuman kaya kafein lainnya seperti cola dan minuman berenergi, pertimbangkan untuk mengurangi,” ujar Bhupathiraju.

Leave a Reply