Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Wednesday, January 22, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Cara Praktis Hadapi Banjir (Antisipasi, Evakuasi, dan Pasca-Banjir)

Banjir di Jakarta awal 2020. (dok. Tribun News)

Topcareer.id – Tahun baru diawali banjir besar yang menggenangi wilayah Jabodetabek. Banjir yang datang tepat di malam pergantian tahun dari 2019 ke 2020 mengubah ritual perayaan menjadi bencana.

Yang bikin was-was, banjir kali ini ditengarai bukan puncaknya. Ini baru pembuka dari musim hujan yang baru mulai. Maka, kewaspadaan menghadapi kiriman air bah dan hujan yang terus-menerus perlu kamu lakukan.

Apa saja yang harus dilakukan untuk menghadapi banjir dan cuaca yang semakin tidak menentu?

Baca juga: Usaha Ini Laris Saat Banjir Melanda

Antisipasi serangan banjir berikutnya

  • Ikuti kabar terbaru dari media mengenai kondisi cuaca, kemungkinan terjadinya banjir, dan kawasan mana saja yang diprediksi akan terendam banjir.
  • Saat curah hujan mulai tinggi, waspadai banjir yang datang tiba-tiba. Jangan tunggu instruksi untuk mengungsi, langsung selamatkan keluarga dan benda-benda berharga.
  • Waspadai area sungai, drainase, dan tempat-tempat lain yang menjadi sasaran empuk banjir. Hujan yang tidak terlalu besar saja bisa membuat kawasan ini terkena banjir.
  • Selalu sediakan kantong darurat yang berisi makanan instan dan obat-obatan. Bawa kantong darurat ini saat kamu mengungsi.

Baca juga: Dokumen Penting Terendam Banjir? Lakukan Ini Untuk Menyelamatkannya!

Evakuasi

  • Amankan tempat tinggal sebelum mengungsi. Walau dalam kondisi panik, kamu harus tetap waspada terhadap tangan-tangan jahil yang mencari celah di situasi bencana.
  • Jika kediaman kamu lebih dari satu lantai, pindahkan peralatan elektronik dan benda-benda berharga ke lantai atas.
  • Matikan sumber listrik untuk menghindari terjadinya konslet.
  • Jangan menyentuh alat elektronik saat tubuh sedang basah atau berdiri di dalam air.
  • Hindari berjalan di air yang bergerak. Dalam jarak satu meter, kamu dapat terjatuh dan terseret air. Jika kamu harus berjalan di dalam air, pilih area yang airnya tenang dan tidak bergerak. Gunakan tongkat atau ranting pohon untuk mengecek tekstur tanah di hadapan kamu.
  • Hindari menembus banjir dengan kendaraan. Kamu dan kendaraan dapat dengan mudah terseret arus.

Pasca-banjir

  • Ikuti perkembangan berita terkini untuk memastikan banjir tidak akan datang lagi dan kamu sudah cukup aman untuk kembali ke rumah.
  • Jangan menyentuh air banjir. Kemungkinan air terkontaminasi mintak, bensin, atau potongan kayu sangat tinggi, serta dapat merusak kesehatan dan melukai tubuh.
  • Waspadai kawasan yang terendam banjir. Walau banjir sudah surut, kontur tanah dapat melemah jika dilintasi kendaraan bermotor, terutama mobil.
  • Tunggu instruksi dari pemerintah sebelum kembali ke rumah.
  • Jika sudah kembali ke rumah, segera bersihkan septic tank dan saluran air. Keduanya dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika didiamkan setelah terendam banjir.
  • Bersihkan benda-benda yang terendam banjir dengan disinfektan. *

Diolah dari Berbagai Sumber

ade.irwansyah@gmail.com'
the authorAde Irwansyah

Leave a Reply