Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Wednesday, January 22, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Gunakan Benchmarking untuk Meningkatkan Bisnis Kamu. Begini Caranya

Ilustrasi. (dok. Adroll)

Topcareer.id – Benchmarking menunjukkan kepada kamu apakah kinerja bisnis kamu lebih kuat atau lebih lemah daripada pesaing. Ini bisa memberimu gambaran yang jelas tentang di mana perbaikan dibutuhkan dan bagaimana meningkatkan keuntungan.

Misalnya, data benchmarking keuangan akan membantu kamu untuk melihat berapa banyak pemasukan dan pengeluaran untuk iklan, sewa, staf, pelatihan, dan pengeluaran lain dibandingkan dengan pesaing kamu.

Dengan benchmarking kamu bisa menemukan:

A.Kamu menghabiskan terlalu banyak biaya sewa dan perlu mempertimbangkan untuk menegosiasikan harga sewa yang lebih rendah.

B. Biaya inventaris lebih tinggi daripada pesaing kamu, jadi kamu mungkin perlu mengurangi pemborosan atau nego harga dengan supplier.

C. Penghasilanmu dari per karyawan lebih rendah dari rata-rata industri, artinya kamu perlu memeriksa produktivitas dan pelatihan.

Baca juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Memulai Bisnis

Seperti dilansir dari Business.qld.gov.au, saat membuat benchmarking, kamu harus menganalisis secara terperinci bagaimana bisnis kamu dibandingkan dengan orang lain. Setelah memahami di mana kamu harus melakukan perbaikan, kamu bisa mengembangkan rencana untuk menempatkan perubahan pada tempatnya.

Selalu sampaikan pada karyawan dan pelanggan saat kamu melakukan perubahan pada bisnis. Jika ada masalah, segera lakukan tindakan.

Benchmarking adalah proses untuk peningkatan yang berkelanjutan. Setelah kamu menerapkan perubahan, kamu harus melakukan benchmarking bisnis kamu lagi untuk melihat hasilnya. Ini akan memberimu informasi mana yang berhasil dan mana yang tidak serta mana yang harus ditingkatkan.

Baca juga: Ingin Bisnis Tapi Belum Punya Uang? Begini Caranya

Berikut tips benchmarking yang bisa kamu praktikkan:

  • Pikirkan secara kreatif tentang cara untuk meningkatkan bisnis.
  • Mintalah feedback staff.
  • Pelajari bisnis lain yang serupa dan bagaimana prosesnya bekerja.
  • Terapkan perubahan berdasarkan pengamatan dan penelitian.
  • Evaluasi hasil dari perubahan yang telah diterapkan.
  • Review apakah kamu memiliki keterampilan cukup untuk meningkatkan bisnismu.
  • Lakukan pembandingan sebelum membeli.

Jika kamu mempertimbangkan untuk membeli suatu bisnis yang sudah berjalan, benchmarking adalah sumber daya penting. Karena bisa membantumu mengukur kinerja bisnis di masa lalu untuk melihat kinerjanya terhadap rata-rata industri.

Informasi dari benchmarking yang kamu lakukan memudahkanmu untuk memutuskan apakah bisnis yang kamu ambil ini merupakan pembelian yang baik dan harga pembeliannya masuk akal. *

Editor: Ade Irwansyah

rinoprasetyo16@gmail.com'
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply