Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, August 14, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Hindari Makan Tiram dan Kerang Mentah. Ini Bahayanya

Tiram oyster. (dok. National Geographic)

Apa saja gejala vibriosis?

Dikutip dari cdc.gov, sebagian besar infeksi Vibrio berasal dari tiram, berakibat diare dan muntah. Namun, orang dengan infeksi Vibrio vulnificus dapat menjadi sangat sakit atau meninggal.

Ini karena dapat menyebabkan infeksi aliran darah, dan amputasi anggota tubuh. Jika kamu mengalami gejala vibriosis, beri tahu dokter segera agar dilakukan penanganan tepat.

Baca juga: Hidup Sehat dengan Menyantap Makanan Asia

Bagaimana cara orang mendapatkan vibriosis?

Kebanyakan orang terinfeksi oleh makan kerang mentah atau setengah matang, terutama tiram. Orang lain juga bisa terinfeksi oleh luka yang terkena air payau atau air asin.

Untuk menghindari terkena vibriosis, jangan makan tiram mentah atau setengah matang atau kerang lainnya. Masak sepenuhnya sebelum makan, dan hanya pesan tiram yang dimasak sepenuhnya di restoran. Saus panas dan jus lemon tidak membunuh bakteri Vibrio dan juga alkohol.

Beberapa tiram dirawat demi keselamatan setelah dipanen. Perawatan ini dapat mengurangi tingkat vibriosis dalam tiram, tetapi tidak menghilangkan semua kuman berbahaya, apalagi pada tiram mentah yang sudah mati. Orang yang lebih mungkin terkena vibriosis tidak boleh makan tiram mentah atau kurang matang. Tutupi luka apa pun dan hindari bersentuhan dengan air payau atau air garam. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply