Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, August 8, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Diam Bisa Jadi Senjata dalam Negosiasi Gaji, Kenapa?

Ilustrasi. (dok. Bpo)

Topcareer.id – Negosiasi gaji tak pernah jadi hal yang menenangkan, lebih sering menegangkan. Salah langkah, gagal sudah. Banyak trik bagaimana jawaban paling baik atas tahap negosiasi gaji. Salah satunya mungkin diam bingung.

Hampir setiap orang mengalami kecemasan saat nego gaji. Daripada melawan hal tersebut, maka kamu bisa merangkulnya. Idenya adalah, bagaimana kamu bisa memanfaatkan dari merangkul ketidaknyamanan.

Shana Lebowitz, salah satu kontributor Business Insider mengutip Katie Donovan, pendiri perusahaan konsultan Equal Pay Negotiation tentang bagaimana merangkul kecanggungan yang melekat selama negosiasi gaji.

Baca juga: Ingin Lancar Saat Negosiasi Gaji ? Ini Bocorannya

Donovan mengatakan, jika kamu menawarkan gaji awal yang lebih rendah dari yang kamu tahu itu merupakan gaji rata-rata untuk posisi tersebut, kamu dapat mengatakan sesuatu seperti: “Terima kasih atas tawarannya. Namun, saya sedikit terkejut dengan gaji itu. Berdasarkan penelitian saya, saya berharap itu berada dalam kisaran [X]. “

Seorang eksekutif puncak mengatakan dia menggunakan strategi keheningan canggung untuk memenangkan negosiasi. Alison Green, wanita di balik kolom saran “Ask a Manager” yang populer, mengatakan hal serupa.

Baca juga: Tips Negosiasi Gaji Ala HRD Bank Asing

Pada episode podcast “Tanya Manajer”, Green memberi tahu penelepon yang bingung untuk bertanya, “Apakah ada peluang kamu bisa naik ke (angka) X?” Dan kemudian berhenti bicara.

“Tunggu jawaban. Mungkin butuh beberapa menit, mungkin ada jeda di sana. Tidak apa-apa. Kadang-kadang orang sangat gugup ketika ada jeda di sana sehingga mereka mulai berbicara lagi untuk mengisi keheningan, dan kemudian mereka akhirnya memperburuk diri mereka sendiri dan agak mundur. Sebutkan kemudian tunggu,” kata Green.

Strategi ini bukan hanya untuk karyawan entry-level, tapi juga digunakan oleh orang-orang seperti Joanna Coles, yang merupakan kepala konten di majalah Hearst dan telah menjabat sebagai pemimpin redaksi majalah Marie Claire dan Cosmopolitan.

Baca juga: Ingin Karier Meningkat? Langgar 3 Aturan Ini

Pada sebuah episode podcast Business Insider “This is Success,” Coles berbagi dengan editor-in-chief Business Insider AS, Alyson Shontell, strategi terbaiknya untuk memenangkan negosiasi: diam.

“Dalam negosiasi apa pun, diam sering kali merupakan sahabatmu karena kamu tidak ingin memberikan terlalu banyak,” kata Coles kepada Shontell.

“Saya selalu kagum ketika saya bernegosiasi dengan orang-orang dari sisi lain meja, bagaimana orang-orang akan mengoceh dan tidak berhenti berbicara. Orang-orang banyak bicara ketika mereka gugup,” ujarnya. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply