- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Saturday, February 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

3 Ciri Utama Komunikator Berkarisma

Ilustrasi. Sumber foto: Mutihousing ProIlustrasi. Sumber foto: Mutihousing Pro

Topcareer.id – Ada komunikator yang biasa, ada juga yang luar biasa. Yang membedakan keduanya adalah karisma. Ini adalah faktor yang membuat banyak orang percaya pada visi yang disampaikan. Komunikator ulung yang berkarisma mudah membuatmu terpengaruh.

“Meskipun karisma kadang-kadang disamakan dengan manipulasi, komunikasi karismatik sejati bukan tentang meyakinkan orang lain untuk melakukan apa yang kamu inginkan,” kata Lindsay Lapaquette, Ahli perilaku manusia, dan spesialis komunikasi, dalam laman The Ladders.

“Komunikasi karismatik adalah gaya komunikasi transparan yang menginspirasi dan memotivasi. Karunia untuk menginspirasi orang lain ini berasal dari kemampuan untuk menciptakan hubungan yang tulus dengan orang lain, serta untuk memahami kebutuhan mereka, sambil tetap menghargai dirimu sendiri.”

Lapaquette memberi saran kira-kira apa yang dilakukan oleh komunikator karismatik dengan mengadopsi kebiasaan mereka.

Baca juga: Begini Kriteria Pemimpin Sejati, Kamu Punya Ciri-cirinya?

1. Mereka memiliki kecerdasan emosional

Orang karismatik juga cerdas secara emosional. Menurut Psychology Today, kecerdasan emosi adalah kemampuan menyadari keadaan emosi, mampu mengidentifikasi dan mengelolanya, yang pada akhirnya terbiasa dengan emosi orang lain.

“Komunikator karismatik dapat menempatkan diri pada posisi orang lain, Ia mencoba memahami apa yang mungkin dialami orang lain. Komunikator karismatik mengingatkan diri sendiri bahwa orang-orang melakukan yang terbaik yang mereka bisa, dengan keterampilan yang mereka miliki di setiap saat,” kata Lapaquette.

“Menjadi karismatik membutuhkan kemampuan untuk membuat hubungan emosional dengan orang lain. Ini berarti bisa duduk dengan orang lain melalui emosi yang sulit, kadang-kadang, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.”

2. Mereka menghindari komunikasi reaktif

Ini sejalan dengan kecerdasan emosional. Komunikator yang menyihir bisa tetap membumi dalam percakapan yang paling emosional, yang membantu mereka menghindari mengatakan hal-hal yang akan disesali nantinya.

“Orang yang berkomunikasi secara karismatik tahu cara mengelola emosi mereka secara efektif. Ketika mereka berada dalam kondisi emosional yang tinggi, mereka tahu bahwa mereka harus mengatasi ini terlebih dahulu sebelum melakukan interaksi dengan orang lain,” kata Lapaquette.

Baca juga: 4 Gaya Komunikasi Bisnis, Kamu yang Mana?

3. Mereka tetap berpikiran terbuka

Menurut Lapaquette, komunikator karismatik juga berupaya memahami pendapat dan perspektif yang berbeda. Mereka mendekati ketidaksepakatan dengan rasa ingin tahu.

Untuk mempertahankan rasa keterbukaan yang melahirkan koneksi dan rasa hormat, mereka secara aktif menjauhi asumsi.

“Terlepas dari usia, jenis kelamin, agama, pekerjaan, dan sebagainya, orang-orang yang karismatik memandang setiap orang hanya sebagai manusia untuk terhubung, dan memperlakukan mereka seperti itu,” katanya.

“Mereka tidak akan pernah mencoba untuk memasukkan pendapat mereka kepadamu. Sebaliknya, mereka berpengaruh karena mereka terampil mencapai pemahaman bersama di seluruh individu.”

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply