Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Agustus 15, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Pesawat Batik Air Mendarat di Wuhan, China, Siap Evakuasi 250 WNI

Foto: Kompas.com

Topcareer.id – Proses evakuasi 245 WNI dan 5 tim aju dari provinsi Hubei, China ke Tanah Air tengah berlangsung.

Pesawat Batik Air yang disiapkan untuk mengangkut para WNI dikabarkan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan, China pada Sabtu (1/2/2020) malam.

Bandara Internasional Tianhe Wuhan diketahui terletak di Distrik Huangpi, 26 km dari pusat kota Wuhan. 250 WNI yang tersebar di provinsi Hubei pun sejak Sabtu pagi telah bergerak menuju lokasi tersebut.

Baca juga: Pemerintah Indonesia Evakuasi 250 WNI dari Hubei, China

Berdasarkan rilis yang diterima Topcareer.id, pesawat Batik Air membawa 19 kru dan 30 tim medis. Armada Airbus 330-300CEO ini juga telah didukung peralatan yang dapat menyaring udara di dalam pesawat

Rencananya, setelah pesawat tiba di Indonesia, pesawat akan langsung masuk hangar (pusat perawatan pesawat) guna dilakukan pembersihan, sterilisasi dan perawatan.

Para awak pesawat yang selesai bertugas juga akan menjalani proses karantina kesehatan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

Baca juga: Korban Tewas Virus Korona Jadi 230 Orang, WHO Nyatakan Darurat Global

Seperti dikabarkan sebelumnya, pada hari Kamis (30/1/2020) waktu setempat, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat kesehatan masyarakat global terkait wabah virus korona.

Hingga Jumat (31/1/2020), virus korona telah menginfeksi 8.100 orang dan menewaskan 230 jiwa di China. Jumlah yang terinfeksi bahkan melampaui kasus sindrom pernapasan akut (SARS) 2003 yang menyerang 5.237 orang di China dengan angka kematian global hampir 800.

Wabah virus korona yang diyakini berasal dari pasar makanan laut di pusat kota Wuhan di Cina ini, juga telah menyebar ke negara-negara lain, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Perancis, dan beberapa negara lainnya.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan