Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, May 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Kinerja Bagus, Pujian Seperti Apa yang Diharapkan Karyawan?

Ilustrasi. Sumber foto: transitiontohired.comIlustrasi. Sumber foto: transitiontohired.com

Topcareer.id – Jika kamu berhasil mencapai target di kantor, ucapan terima kasih bisa jadi hal krusial untuk bisa menghargai kinerja itu. Tapi, apakah kamu pikir terima kasih sudah cukup? Bagaimana jika kamu mencapai tujuan utama, apakah mengharapkan lebih?

Apakah uang adalah cara terbaik untuk mengatakan “terima kasih,” atau apakah kamu berpikir jangka panjang, seperti promosi? Tim Kimia Bisnis Deloitte mensurvei 16.000 orang tentang pengakuan di tempat kerja.

Ketika sampai pada bagaimana orang lebih suka diakui untuk pencapaian sehari-hari begini hasil surveinya:

Baca juga: Hal-Hal yang Menurut Perusahaan Sebaiknya Tak Kamu Lakukan di Kantor

– Ucapan verbal “terima kasih”: 54%

– Ucapan “terima kasih” tertulis: 31%

(Perempuan lebih suka ucapan terima kasih tertulis sebesar 36% daripada laki-laki 28%)

– Perayaan: 7%

– Hadiah: 7%

Itu 85% dari karyawan yang mengharapkan “terima kasih” sederhana dan mungkin tepukan untuk pekerjaan yang dilakukan dengan baik pada tugas rutin sehari-hari mereka.

Namun, untuk pencapaian besar, karyawan memiliki harapan yang lebih tinggi untuk pengakuan, seperti:

– Peluang pertumbuhan baru (seperti promosi): 47%

– Kenaikan gaji: 23%

– Peringkat kinerja tinggi: 21%

– Bonus: 10%

Menariknya, peluang dipromosikan sejauh ini merupakan bentuk pengakuan yang paling populer dan disukai untuk pencapaian besar, dengan imbalan moneter seperti kenaikan gaji dan bonus jauh di bawah peringkat. Sepertinya karyawan berpikir secara strategis.

Baca juga: 10 Etika Berkirim Pesan agar Kamu Terlihat Profesional

Ketika karyawan ditanya, karena apa mereka ingin dikenal, kesuksesan adalah raja.

– Sukses: 40% (46% laki-laki, 34% perempuan)

– Pengetahuan atau keahlian: 24%

 – Usaha: 20%

– Nilai inti kehidupan: 16%

Dan ketika sampai pada siapa karyawan lebih suka untuk diakui, hasilnya dibagi menjadi tiga: kepemimpinan di atas pengawas langsung (37%), pengawas langsung (32%), dan rekan kerja (31%).

Sebenarnya, kebanyakan orang menerima pengakuan mereka dengan kadar kesederhanaan. Hampir setengah (49%) lebih suka pendekatan “publik, tetapi sempit, seperti pengakuan dibagikan hanya dengan beberapa orang atau disampaikan secara pribadi.

Lalu 34% lainnya lebih suka bahwa pengakuan mereka disampaikan secara pribadi – untuk dibagikan hanya dengan mereka. Dan 18% ekstrovert berharap prestasi mereka diledakkan di media sosial. Mereka ingin berbagi itu ke publik dan dibagikan kepada banyak orang. *

Editor: Ade Irwansyah

Leave a Reply