- Advertisement -
TopCareerID

Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Tuesday, February 18, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Dua Jenis Kepribadian Narsistik, Kamu Mengidapnya?

Ilustrasi. Sumber foto: abc.net.auIlustrasi. Sumber foto: abc.net.au

Topcareer.id – Coba lihat sekeliling kantor, apakah kamu melihat ada teman yang memiliki sifat narsistik? Mereka seolah tahu segalanya, selalu menyempatkan diri terlibat di setiap percakapan, ikut andil memberi pendapat sekalipun tak diminta.

The Mayo Clinic menggambarkan gangguan kepribadian narsisistik sebagai kondisi mental ketika seseorang memiliki rasa yang membesar-besarkan kepentingannya sendiri melalui kebutuhan untuk mendapat perhatian berlebihan, memiliki hubungan yang bermasalah, dan kurangnya empati terhadap orang lain.

Sebuah studi baru berargumen bagaimana narsisme dapat mendorong orang untuk menjadi ahli memproklamirkan diri dengan dua fungsi utama: narsis mengagungkan diri dan narsistik yang mudah merasa sedih.

Baca juga: Percaya Diri dan Narsis, Apa Bedanya?

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Personality Disorders: Theory, Research, and Treatment itu, bertujuan untuk memeriksa kedua jenis narsisme.

Studi ini memiliki hampir 300 orang dewasa dirawat di rumah sakit mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat narsisme dan hal-hal lain. Apa yang para peneliti temukan sebagai tipe narsisis yang mengagungkan diri memiliki masalah antarpribadi dan berjalan pada rasa dendam.

Baca juga: Selfie Setiap Hari, Tanda Punya Kepribadian Narsistik

Sebaliknya, mereka yang memiliki narsisistik mudah merasa sedih memiliki pergulatan internal dengan lebih banyak keraguan dan pertanyaan sendiri.

Singkatnya, mereka yang memiliki sifat narsistik yang mengagungkan diri tidak memiliki fungsi yang lebih buruk tetapi kepuasan pribadi yang lebih tinggi dan lebih sedikit masalah antarpribadi. *

Editor: Ade Irwansyah

hildailhamil@gmail.com'

Leave a Reply