Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Atelophobia, dan Cara Mengatasinya

Sumber foto: shutterstock

Topcareer.id – Atelophobia adalah jenis gangguan kecemasan yang muncul sebagai rasa takut yang persisten, tidak realistis, dan berlebihan. Ketakutan ini juga dikenal sebagai fobia spesifik. Bisa mengenai seseorang, situasi, objek, atau hewan.

Atelophobia dapat mengganggu rutinitas harian, merenggangkan hubungan, membatasi kemampuanmu untuk bekerja, dan mengurangi harga diri.

Atelophobia sering disebut sebagai perfeksionisme, dan dianggap sebagai perfeksionisme ekstrem. Dr. Gail Saltz, profesor psikiatri di Rumah Sakit Presbiterian New York Weill-Cornell Medical College, mengatakan atelophobia adalah ketakutan irasional yang meliputi rasa takut untuk membuat kesalahan.

Baca juga: Fatal Familial Insomnia, dan Cara Mengatasinya

Seperti halnya fobia lain, orang-orang dengan atelophobia memiliki rasa takut untuk melakukan kesalahan dengan cara apa pun. Itu bisa membuat mereka menghindari melakukan sesuatu, karena mereka lebih suka tidak melakukan apa-apa daripada mengambil risiko kesalahan.

Orang dengan atelophobia juga terobsesi dengan banyak kesalahan yang telah mereka buat. Pikiran-pikiran ini menyebabkan mereka memiliki kecemasan yang luar biasa, yang dapat membuat mereka merasa panik, mual, sesak napas, pusing, atau mengalami detak jantung yang cepat.

Atelophobia sering mengarah pada penilaian konstan dan evaluasi negatif yang membuat tidak percaya diri dalam melakukan sesuatu dengan sempurna, benar, atau setidaknya dengan cara yang benar.

Baca juga: Tidsoptimist dan Cara Mengatasinya

Atelophobia bisa bersifat biologis, tetapi Saltz mengatakan bahwa itu seringkali merupakan hasil dari pengalaman traumatis terkait dengan pengalaman mengerikan, kegagalan, atau tekanan untuk menjadi sempurna.

Selain itu, Boduryan-Turner mengatakan perfeksionisme adalah sifat kepribadian yang dipelajari dan diperkuat melalui pengalaman, sehingga faktor lingkungan memainkan peran penting.

“Ketika kamu tumbuh di lingkungan yang kritis dan kaku, serta memiliki sedikit ruang untuk melakukan kesalahan, kamu tidak sempat belajar bagaimana menoleransi dan menerima ketidaksempurnaan,” jelasnya.

Baca juga: Penyebab Malas saat Work From Home dan Cara Mengatasinya

Seperti fobia spesifik lainnya, atelophobia dapat diobati dengan kombinasi psikoterapi, pengobatan, dan perubahan gaya hidup.

Boduryan-Turner menunjukkan bahwa CBT paling efektif dalam mengobati kecemasan, ketakutan, dan depresi.

“Melalui restrukturisasi kognitif, tujuannya adalah untuk mengubah pemikiran dan sistem kepercayaan yang mendasarinya, dan melalui terapi perilaku,” katanya.

“Kami bekerja pada paparan rangsangan rasa takut, seperti membuat kesalahan, dan memodifikasi respons perilaku.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Boduryan-Turner mengatakan mindfulness terbukti menjadi suplemen yang efektif untuk CBT.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply