Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juni 15, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Perawat Seksi Pakai APD Transparan Dihukum Pihak Rumah Sakit

Perawat dengan APD transparan di Rusia. (dok. Daily Mirror)

Topcareer.id – Seorang perawat wanita di Rusia diskors dari rumah sakit tempat ia bekerja di Tula (100 mil selatan Moskow), setelah ia hanya menggunakan pakaian dalam dengan balutan Alat Pelindung Diri (APD) transparan saat bertugas di ruang perawatan Covid-19 dengan semua pasien berjenis kelamin laki-laki

Staf lain melaporkan kepada manajernya di Rumah Sakit Klinik Regional Tula bahwa dia “terlalu hot” untuk memakai pakaian dalam di bawah jubah APD nya yang transparan untuk melindunginya dari kontak virus corona.

Meski–tentu saja–tidak ada laporan keluhan sama sekali dari para pasiennya, kepala rumah sakit tetap menghukum perawat yang hampir telanjang tersebut karena dianggap tidak mematuhi persyaratan untuk pakaian medis. Perawat tersebut mengklaim dia tidak menyadari bahwa pakaian dalamnya terlihat melalui APD yang ia kenakan.

Baca juga: (in-depth) Kala Vaksin Corona Tersedia, Apa Orang Kaya Bakal Dapat Lebih Dulu?

Kementerian kesehatan regional mengkonfirmasi bahwa “sanksi indisipliner diterapkan pada perawat departemen penyakit menular yang melanggar persyaratan (seragam medis) tersebut.”

Para pekerja kesehatan di sana belum membuat pernyataan publik tentang insiden tersebut. Namun, para pembaca media Tula Pressa yang memberitakan hal ini mengungkapkan bahwa mereka memiliki banyak hal untuk disampaikan.

“Setidaknya seseorang memiliki selera humor dalam kenyataan yang suram ini,” kata salah seorang pembaca Sergey Ratnikov. Pembaca lain, Marina Astakhova menambahkan “Bagus sekali, ia membangkitkan suasana hati para pasien pria.”

Ada juga komentar dari Valery Kapnin yang bertanya, “Mengapa menghukum perawat? Anda justru harus menghadiahinya. Melihat pakaian yang dikenakannya, tidak membuat orang lantas mati.” *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan