Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, November 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Industri Penerbangan Global Diprediksi Baru Akan Kembali Normal pada 2023

Ilustrasi. Sumber foto: darwinairline.comIlustrasi. Sumber foto: darwinairline.com

Topcareer.id – Industri penerbangan internasional kemungkinan tidak akan kembali normal selama setidaknya tiga tahun karena industri sedang berusaha bangkit kembali dari pandemi virus corona.

Pembukaan kembali ekonomi dunia yang lebih lambat dari yang diperkirakan ditambah dengan pembatasan perjalanan yang berlanjut dan kekhawatiran Covid-19 di antara para traveler dapat membuat sebagian besar pesawat penumpang dunia belum akan kembali normal sampai setidaknya tahun 2023, kata Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA).

Sebuah survei baru-baru ini menemukan bahwa 69 persen traveler lebih suka tinggal di rumah daripada menghadapi karantina 14 hari ketika mereka tiba di tempat tujuan. Hal ini membuat IATA mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan kembali peraturan yang ada.

Baca juga: Kode Ini Menandakan Pesawat Kamu Membawa Mayat dalam Penerbangan

“Untuk melindungi kemampuan industri penerbangan agar bisa menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi, kita tidak boleh membuat prognosis itu lebih buruk dengan membuat perjalanan menjadi tidak praktis dengan tindakan karantina,” kata Alexandre de Juniac, direktur dan CEO asosiasi IATA.

“Kami membutuhkan solusi untuk perjalanan aman yang mengatasi tantangan-tantangan itu,” kata de Juniac. “Ini harus memberi penumpang kepercayaan diri untuk bepergian dengan aman dan tanpa kerumitan yang tidak semestinya, dan itu harus memberi pemerintah kepercayaan bahwa mereka dilindungi dari penularan virus.”

Baca juga: Penerbangan Sepi Karena Corona, Maskapai Potong Gaji Karyawan

Asosiasi mengatakan, perjalanan domestik akan memimpin laju bisnis ketika pemulihan benar-benar terjadi, tetapi lalu lintas penumpang global tidak akan kembali ke tingkat pra-pandemi hingga setidaknya 2023. Kelompok ini memperkirakan permintaan perjalanan internasional akan 24 persen di bawah tingkat 2019 pada tahun depan.

Dalam rilisnya, IATA menetapkan prinsip-prinsip untuk pembukaan kembali perjalanan udara, mereka bersumpah untuk mengutamakan keselamatan dan menggunakan sains dan teknologi baru untuk mewujudkannya. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply