Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, July 5, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

New Normal Ala Jepang: Dilarang Teriak Saat Naik Roller Coaster

Ilustrasi. (dok. People)

Topcareer.id – Para pemburu adrenalin di Jepang bisa menikmati kembali roller coaster favorit setelah taman hiburan di seluruh negeri dibuka kembali nanti. Tapi ada satu permintaan yang mungkin harus mereka perjuangkan yaitu “Dilarang berteriak.”

Setelah Jepang mengangkat situasi darurat, sekelompok operator taman hiburan telah memperkenalkan seperangkat pedoman new normal tentang bagaimana memastikan keselamatan pengunjung dan staf dalam menghadapi Covid-19.

Melansir CNN, ada banyak poin yang diharapkan, peningkatan langkah-langkah sanitasi dilakukan, pemeriksaan suhu tubuh secara teratur dan penggunaan masker wajah sambil menekankan pentingnya jarak sosial juga terus diupayakan.

Baca juga: Begini Acuan New Normal Bagi Para ASN

Tetapi beberapa poin mungkin akan mengejutkan para pengunjung. Yaitu, saran bahwa taman hiburan meminta para pengunjung yang ingin mengendarai atraksi luar ruangan seperti roller coaster untuk menghindari berteriak atau bersorak. Tentu ini sangat sulit, mengingat betapa liarnya beberapa wahana outdoor di Jepang.

Pedoman new normal-nya juga membuat beberapa karyawan kesulitan karena harus mengenakan masker seddangkan pekerjaan mereka sebagai penghibur seperti staf rumah berhantu, bagaimana cara mereka harus tetap mengenakan masker saat sedang menjadi hantu dan harus menjaga jarak setidaknya satu meter dari pengunjung yang mungkin akan berteriak saat ditakut-takuti dalam jarak dekat.

Layanan pelanggan pun juga mengalami peraturan ketat, karena layanan percakapan dengan pengunjung yang ingin mendapatkan infomrasi harus dibuat sesingkat mungkin.

Baca juga: Mau New Normal? Penuhi 3 Kriteria Ini!

Pedoman new normal di taman bermain tersebut dikeluarkan oleh Asosiasi Theme Park Jepang Timur dan Barat, yang terdiri dari lebih dari 30 operator theme park atau taman hiburan utama di Jepang, termasuk Oriental Land Company (operator Tokyo Disneyland dan DisneySea) dan Universal Studios Jepang.

Selain dari pedoman yang diterbitkan, beberapa taman hiburan telah menerapkan aturan mereka sendiri. Dataran Tinggi Fuji-Q, sebuah taman hiburan di kaki Gunung Fuji yang terkenal dengan pengalaman rumahnya yang berhantu, hanya membuka tempat wisata di luar ruangan dan hanya memungkinkan masuknya pengunjung yang bertempat tinggal di prefektur Yamanashi, Nagano, Niigata, dan Shizuoka. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply