Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, September 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Di Masa Pandemi, Pelabuhan Indonesia II Raih Pendapatan Rp 3,5 Triliun

Sumber foto: cdcindonesia.com

Topcareer.id – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC membukukan pendapatan sebesar Rp 3,5 triliun selama periode Januari-April 2020. Dengan capaian ini, IPC optimis pendapatan usaha perseroan akan terjaga, meskipun kondisi perekonomian global terdampak pandemi virus Corona.

“Memang trafik peti kemas pada periode Januari hingga April 2020 turun 4,8 persen. Namun pendapatan perseroan masih terjaga. Salah satu penopangnya adalah tumbuhnya kinerja beberapa anak perusahaan,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, Minggu (31/5/2020), yang dikutip dari laman BUMN.

Arif menyebut, kinerja PT Jasa Armada Indonesia (JAI) yang merupakan anak perusahaan IPC tumbuh signifikan. Pada kuartal pertama, pendapatan usaha JAI naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019, dari Rp 154 miliar menjadi Rp 184 miliar.

Baca juga: Jemput Bola, Pelindo 3 Gelar Rapid Test di Zona Merah

Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak besar bagi perekonomian global dan nasional. Namun IPC terus berupaya meminimalisasi dampak tersebut sejak jauh-jauh hari.

“Salah satu antisipasi yang kami lakukan adalah mengatur penugasan yang efektif di seluruh terminal, sehingga semua kapal yang bersandar terlayani sesuai jadwal kedatangan. Sejak awal virus corona merebak, IPC tetap beroperasi dan memastikan semua aktivitas kapal barang di pelabuhan terlayani.”

Sejauh ini, IPC belum merevisi target pendapatan tahun 2020. Perseroan masih melihat situasi hingga akhir Juni untuk merevisi target-target tahun 2020.

Sementara itu, pada tahun 2019, IPC mencatat pendapatan usaha sebesar Rp 11,14 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp 2,50 triliun.

Baca juga: Pelindo 1 Bagikan 4000 Paket Sembako untuk Masyarakat Belawan

Dengan mulai bergeraknya perekonomian di beberapa negara, seperti China, yang menjadi penyumbang terbesar arus peti kemas di Tanjung Priok, IPC berharap kinerja perseroan terus terjaga. Selama periode Januari-April 2020, arus peti kemas Tanjung Priok tercatat sebesar 2,12 juta TEUs.

“Kita harapkan di era normal baru ini pandemi Covid-19 bisa dikendalikan sehingga perkonomian global bergerak, dan arus peti kemas bisa meningkat hingga kuartal keempat tahun 2020,” kata Arif.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply