Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, August 13, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Microsoft Jepang: Kerja 4 Hari Seminggu, Produktivitas Naik 40%

Dok. Reader's Digest

Topcareer.id – Semakin banyak perusahaan kecil yang mengadopsi seminggu kerja empat hari. Hasil uji coba di Microsoft menunjukkan praktek itu bisa efektif bahkan untuk bisnis besar.

Perusahaan ini memperkenalkan sebuah program musim panas ini di Jepang yang disebut “Work Life Choice Challenge,” yang akan menutup kantornya setiap hari Jumat selama satu bulan dan memberi semua karyawan hari libur tambahan satu hari setiap minggunya.

Hasilnya menjanjikan. Sementara jumlah waktu yang dihabiskan di tempat kerja dipotong secara dramatis, produktivitas diukur dengan penjualan per karyawan naik hampir 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: 5 Pemimpin Perempuan yang Berhasil Tangani Corona

Selain mengurangi jam kerja, manajer mendesak staf untuk mengurangi waktu yang mereka habiskan untuk ikut rapat dan merespons email. Mereka menyarankan agar rapat tidak lebih dari 30 menit. Karyawan juga didorong untuk mengurangi rapat sama sekali dengan menggunakan aplikasi dari Microsoft.

Efeknya tersebar luas. Lebih dari 90% dari 2.280 karyawan Microsoft di Jepang kemudian mengatakan mereka terkena dampak positif oleh langkah-langkah baru, menurut perusahaan.

Dengan mematikan kantor lebih awal setiap minggunya, perusahaan juga dapat menghemat sumber daya lain seperti listrik. Inisiatif ini tepat waktu. Jepang telah lama bergulat dengan beberapa kasus, fatal. Budaya terlalu banyak bekerja dalam seminggu, hasilnya sangat parah.

Baca juga: Perempuan: Makeup dan Kaitannya dengan Karier

Masalah ini menarik perhatian internasional sejak 2015, ketika seorang karyawan raksasa iklan Jepang Dentsu meninggal karena bunuh diri pada Hari Natal. Di luar itu, salah seorang pejabat Tokyo juga mengatakan bahwa stafnya telah bekerja lembur dalam jumlah yang berlebihan.

Pada 2017, seorang reporter di sebuah stasiun televisi Jepang meninggal setelah menerima hukuman untuk bekerja selama berjam-jam. Majikannya berkata bahwa dia telah mencatat 159 jam lembur tepat satu bulan sebelum kematiannya.

Beberapa perusahaan mulai menawarkan lebih banyak fleksibilitas kepada karyawan, dan pemerintah telah meluncurkan kampanye yang disebut “Premium Friday,” yang mendorong para pekerja untuk libur lebih awal setiap minggunya dimulai dari hari Jumat hingga Minggu.

Microsoft juga berencana untuk meminta karyawan dalam membuat langkah-langkah baru untuk meningkatkan keseimbangan dan efisiensi kehidupan kerja. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply