Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Bahaya Kurang dan Kelebihan Tidur

Dok. Skyland Trail

Topcareer.id – Semua sepakat kalau tidur amat bermanfaat bagi tubuh. Kurang tidur bakal mendatangkan penyakit. Namun, kelebihan tidur juga tak baik.

University of Warwick dan University College London, Inggris, melakukan penelitian tentang tidur. Menurut dua lembaga yang telah meneliti pola tidur dan tingkat kematian 10.308 pegawai negeri sipil di Inggris selama dua dekade (1985-1988 dan 1992-1993) itu, kurang maupun kelebihan tidur dapat menggandakan risiko serangan jantung.

Menurut penelitian yang dipresentasikan di depan British Sleep Society (organisasi profesional yang berfolus pada masalah tidur) ini, panjang tidur malam terbaik adalah tujuh jam.

“Terlalu sedikit atau terlalu banyak waktu tidur adalah hal yang berkembang di masyarakat industri,” kata Profesor Francesco Cappucino, salah seorang peneliti, seperti dikutip BBC.

Baca juga: Kebiasaan Tidur Ungkap Seperti Apa Dirimu

Menurut Cappucino, kurang tidur meningkatkan risiko kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2–diabetes yang muncul ketika dewasa dan akibat gaya hidup. Sedangkan kaitan antara kebiasaan tidur lama–delapan jam atau lebih semalam–dan kondisi kesehatan buruk memang masih kurang jelas. Namun, hal itu bisa menjadi pertanda adanya depresi.

Menurut Dr. Neil Stanley, ahli “ilmu tidur” dari Norfolk and Norwich University, banyak penelitian tentang makanan dan olahraga, tapi sangat minim soal kebiasaan tidur. “Padahal tidur itu seperti tinggi dan berat badan. Setiap orang punya ukurannya masing-masing. Bila melebihi atau kurang, pasti ada akibatnya,” katanya. *

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply