Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, July 4, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Alasan Perlu Lakukan Personality Test buat yang Baru Mulai Karier

Ilustrasi. (dok. Dreamsline)

Topcareer.id – Apakah kamu sedang berada di tahun-tahun terakhir sekolah menengah atau perguruan tinggi dan mungkin khawatir tentang prospek pekerjaanmu di masa depan.

Walaupun memiliki gelar sarjana tentu saja merupakan langkah yang baik untuk menentukan karier apa yang kamu idamkan dan cocok dijalani. Tidak semua orang memiliki kemewahan ini.

Tapi tetap saja kamu merasa takut untuk melangkah. Satu sudut pandang yang memungkinkan untuk nasihat karier yang mungkin tidak pernah kamu pertimbangkan adalah banyaknya tes kepribadian online yang tersedia secara bebas di internet.

Ada beberapa tes kepribadian terkenal yang kamu bisa gunakan untuk analisis diri dalam persiapan memasuki dunia kerja.

Baca juga: Dua Jenis Kepribadian Narsistik, Kamu Mengidapnya?

The Myers – Briggs Type Indicator (MBTI)
Ini adalah tes yang dibuat oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya Isabel Briggs Myers, dua penulis yang akrab dengan tulisan-tulisan psikoanalis Carl Jung dan terinspirasi untuk memecah kepribadian di empat faktor: sensasi, intuisi, perasaan, dan pemikiran. Orang-orang dalam tes ini akan jatuh ke dalam salah satu dari dua aspek dari masing-masing faktor ini, dan akan menghasilkan matriks dari 16 tipe kepribadian yang berbeda.

The Strong Interest Inventory (SII)
Ini adalah tes yang pada awalnya dikembangkan oleh Dr. Edward Kellog Strong, Jr. pada tahun 1927 dengan tujuan awal membantu veteran menemukan pekerjaan yang cocok setelah masuk kembali ke masyarakat. Versi tes yang diambil pada jaman sekarang direvisi oleh Jo-Ida Hansen dan David P. Campbell pada tahun 2004 dan dimaksudkan untuk membimbing siswa sekolah menengah, kuliah dan orang dewasa dalam mencari skill terkuat mereka untuk dunia kerja.

The Big Five/Five-Factor Model (FFM)
Tes ini berupaya menganalisis kepribadian seseorang berdasarkan lima faktor yaitu: Keterbukaan (terhadap pengalaman), Hati nurani, Ekstroversi, Agreeableness, Neurotisisme, serta kecenderungan untuk berkembang dan berkutat pada emosi negatif.

Melewati bahkan hanya satu kuis kepribadian saja dapat menghasilkan banyak informasi mengenai jalur karier mana yang akan cocok. Jika kamu ingin saran yang lebih spesifik selain mengikuti tes, pertimbangkan hal-hal ini:

  • Ketahui jalur kariermu
    Mengetahui jalur karier apa yang paling sesuai denganmu berarti kamu memiliki peluang lebih besar untuk menemukan pekerjaan yang akan kamu dapat.
  • Pelajari kekuatanmu
    Kamu dapat mempelajari apa kekuatanmu, agar membantumu mencari pekerjaan dengan fokus yang lebih tajam. mengikuti tes bisa membantumu menemukan kekuatanmu.
  • Ketahui kelemahan diri
    Cobalah berkaca diri dan jujur untuk mengakui ada kelemahan apa yang kamu miliki, ini akan dapat bermanfaat selama wawancara kerja, pengetahuan tentang kelemahan diri juga dapat memotivasi kamu untuk fokus dalam mengatasi kelemahan tersebut.
  • Ketahui cara kerja
  • Kamu bisa mencari tahu cara kerjamu yang terbaik. Tidak hanya informasi ini akan membantumu menemukan lingkungan kerja yang tepat, tetapi juga memberimu ide yang lebih baik tentang bagaimana produktivitasmu dipengaruhi ketika bekerja dengan orang lain. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply