Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 22, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Jio Platform Dapat Kucuran Investasi Lagi, Kini dari Intel

Sumber foto: Nation Thailand

Topcareer.id – Jio Platforms, perusahaan layanan digital India, dan anak perusahaan dari Reliance Industries Limited milik Mukesh Ambani, salah satu orang terkaya di Asia, dapat kucuran dana investasi dari Intel Corp sekitar USD255 juta.

Investasi Intel ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian penjualan saham yang telah membantu konglomerat India membayar utang.

Reliance kini telah menjual lebih dari seperempat Platform Jio, unit yang menjadi rumah bagi perusahaan telekomunikasi Jio Infocomm serta aplikasi musik dan filmnya, mengumpulkan USD15,8 miliar dari investor termasuk Facebook Inc (FB.O) dan KKR & Co (KKR.N) .

Dikutip dari laman Reuters, kesepakatan tersebut menyoroti potensi Jio Platforms untuk menjadi pemain dominan dalam ekonomi digital India.

Baca juga: Jenis Investasi Umum yang Bisa Kamu Pilih untuk Tabungan Masa Depan

Unit telekomunikasi telah menghancurkan beberapa pesaing dengan harga yang sangat murah, sementara Reliance juga menggunakan teknologi Jio Platforms dalam usaha e-commerce barunya yang berupaya menyaingi Amazon (AMZN.O) dan Flipkart Walmart (WMT.N). Platform Jio juga bekerja pada mobil yang terhubung, sistem keamanan dan rumah pintar.

Penjualan saham 0,39% untuk 18,95 miliar rupee memberi Jio Platforms nilai perusahaan 5,16 triliun rupee (USD69 miliar), kata Reliance dalam sebuah pernyataan.

Kesepakatan dan penjualan saham senilai USD7 miliar telah membantu Reliance bebas dari utang bersih, kata perusahaan itu bulan lalu. Sebelumnya, perusahaan itu telah merencanakan untuk membebaskan diri dari utang bersih, hanya lebih dari USD21 miliar pada akhir tahun.

Baca juga: Unilever Investasi Rp 16 Triliun untuk Proyek Pelestarian Lingkungan

Konglomerat India Mukesh Ambani, berencana untuk menyelesaikan sebagian besar penggalangan dana pribadi untuk Platform Jio pada kuartal ketiga tahun 2020, dan kemudian mengeksplorasi daftar publik potensial di Amerika Serikat pada tahun 2021, tulis sebuah sumber.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply