Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Kantor Tak Terapkan Jam Kerja Shift, Penumpang KRL Menumpuk di Stasiun

Suasana antrian di stasiun KRL. (dok. net)

Topcareer.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat per hari Senin (6/7/2020) setidaknya ada sekitar 166.044 orang yang menggunakan moda transportasi KRL untuk berpergian ke daerah DKI Jakarta.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 7% dibanding periode yang sama pada hari Senin minggu lalu (29/6/2020) yakni sebanyak 155.555 pelanggan KRL. Hal ini membuat antrian panjang di beberapa stasiun.

Menurut KAI, kepadatan ini terjadi akibat masih banyaknya masyarakat yang berbarengan ke stasiun dikarenakan belum adanya pembagian jam kerja sesuai anjuran Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

“Oleh karena itu, kami berharap seluruh pihak yang pegawainya berangkat kerja menggunakan KRL dapat mengatur kembali jam masuk kerja pegawainya sesuai SE Gugus Tugas Covid-19 No 8 tahun 2020 atau melakukan pengaturan jam kerja shift pagi dan siang,” kata Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo pada Senin (6/7/2020).

Baca juga: Tips Aman Naik KRL Bagi yang Masih Masuk Kerja

Sebelumnya, Didiek mengaku sudah maksimal dalam mengoperasikan KRL. Jumlah yang dioperasikan sudah sebanyak 947 perjalanan atau mencapai 95% dari 991 perjalanan yang reguler dijalankan pada masa normal sebelum pandemi.

Namun hal tersebut tetap belum mampu mengurangi antrean karena kapasitas yang disediakan masih dibatasi dalam setiap perjalanan

Selain itu, Didiek berharap adanya relaksasi terkait batas kapasitas angkut KRL dari Kementerian Perhubungan yang mana sesuai SE DJKA No 14 Tahun 2020, diusulkan agar kapasitas KRL dapat ditingkatkan dari 45% menjadi 60%.

Dengan adanya kepatuhan dalam pengaturan jam kerja dan peningkatan kapasitas ini, diharapkan pelayanan kepada pelanggan KRL di stasiun dan kereta akan lebih maksimal sehingga pelanggan juga nantinya tidak akan berlama-lama untuk antre di stasiun untuk masuk ke KRL karena kepadatan mulai terurai. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply