Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Sony Investasi Rp 3,6 Triliun ke Perusahaan Game Pembuat Fortnite

Topcareer.id – Sony telah menginvestasikan USD 250 juta atau setara Rp 3,6 triliun (USD1=Rp14.508) ke Epic Games, perusahaan di balik video game pertempuran-royale populer Fortnite.

Pembuat konsol PlayStation itu akan mengambil saham minoritas di Epic. Kedua perusahaan mengumumkan hal itu pada Kamis (9/7/2020), dalam kesepakatan investasi strategis yang memperluas hubungan antara kedua perusahaan.

Selain dikenal karena membuat judul-judul terkenal seperti Fortnite dan waralaba Gears of War, Epic dipandang sebagai pemain utama dalam industri video game berkat perangkat lunak mesin permainan Unreal yang menggerakkan banyak game top dunia. Perusahaan ini juga menjalankan toko video game online yang bersaing dengan Steam.

“Teknologi Epic yang kuat di bidang-bidang seperti grafik menempatkan mereka di garis depan pengembangan mesin gim dengan Unreal Engine dan inovasi lainnya,” kata CEO Sony, Kenichiro Yoshida, dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman CNBC.

Baca juga: Demi Game, Pria Ini Rela Putus dari Pacar Selebritinya

“Melalui investasi kami, kami akan menjajaki peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dengan Epic, membawa nilai bagi konsumen dan industri pada umumnya, tidak hanya dalam game, tetapi juga melintasi lanskap hiburan digital yang berkembang pesat.”

Sementara itu, Piers Harding-Rolls, kepala penelitian game di Ampere Analysis mengatakan bahwa ia melihat ini lebih luas secara strategis, lebih dari sekadar bermain game.

“Epic semakin aktif dalam produksi di berbagai pasar hiburan dan memungkinkan konvergensi konten melalui Fortnite. Sebagian besar ini sejalan dengan bisnis yang berbeda di Sony. “

Ini adalah kesepakatan penting bagi Sony yang menjadi salah satu merek game top dunia. Epic yang dipegang secara pribadi juga didukung oleh nama rumah tangga lain dalam industri ini, yakni perusahaan China Tencent.

Baca juga: Alasan Industri Game Lebih Untung daripada Industri Musik dan Film

Berita itu datang ketika Sony bersiap untuk meluncurkan konsol PlayStation 5 akhir tahun ini. Perusahaan Jepang ini telah mengintensifkan pertempurannya dengan Microsoft untuk meyakinkan para gamer, terkait masing-masing produk terbaru mereka.

Editor: Feby Ferdian

Leave a Reply