Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Warna Ini Tak Hanya Ceria, Tapi Juga Bikin Frustasi

Topcareer.id – Warna kuning bisa membantumu untuk tetap fokus, karena warna kuning menekan produksi melatonin, yakni hormon yang menyebabkan rasa kantuk.

Kuning identik dengan cerah dan intens, mungkin itulah sebabnya sering kali warna ini bisa menimbulkan perasaan yang begitu kuat.

Kuning bisa dengan cepat menarik perhatian, tetapi juga bisa abrasif jika digunakan secara berlebihan. Ini bisa tampak hangat dan cerah, namun juga bisa menyebabkan kelelahan visual.

Psikologi warna menunjukkan bahwa warna tertentu mampu membangkitkan suasana hati tertentu dan bahkan mungkin memiliki pengaruh terhadap perilaku.

Baca Juga: Warna yang Kita Lihat Saat Pejamkan Mata Bukan Hitam, Melainkan…

Karakteristik psikologi warna kuning

Beberapa ciri utama yang sering dikaitkan dengan warna kuning antara lain:

Menarik perhatian
Karena kuning adalah warna yang paling mudah terlihat, itu juga warna yang paling menarik perhatian. Kuning dapat digunakan dalam jumlah kecil untuk menarik perhatian, seperti pada rambu lalu lintas atau iklan.

Sulit untuk dibaca
Warna kuning juga paling melelahkan bagi mata karena banyaknya jumlah cahaya yang dipantulkan. Menggunakan warna kuning sebagai latar belakang pada kertas atau monitor komputer dapat menyebabkan kelelahan mata atau kehilangan penglihatan dalam kasus yang ekstrim.

Energik
Kuning juga dapat meningkatkan metabolisme.

Frustrasi
Kuning juga bisa membuat perasaan frustasi dan marah. Meskipun dianggap sebagai warna yang ceria, orang-orang cenderung lebih mudah kehilangan emosi di kamar berwarna kuning dan bayi cenderung lebih banyak menangis di kamar berwarna kuning.

Hangat
Kuning adalah warna cerah yang sering digambarkan sebagai ceria dan hangat.

Warna kuning sering dianggap sebagai warna berenergi tinggi. Ini sering digunakan dalam situasi dan produk yang dimaksudkan untuk menciptakan rasa kegembiraan atau energi.

Tentu saja warna kuning secara psikologis bisa memberi efek bervariasi dan kompleks. Tidak semua orang menanggapi warna ini dengan cara yang sama. Sementara beberapa orang mungkin menganggapnya cerah dan ceria, yang lain mungkin menganggapnya kasar dan menjengkelkan.

Bagi banyak orang, kuning dipandang sebagai warna yang cerah dan ceria. Para pengiklan dapat menggunakannya tidak hanya untuk menarik perhatian tetapi juga untuk membangkitkan rasa bahagia.

Warna kuning memancarkan kecerahan, cahaya, vitalitas, energi, optimisme, serta kemauan untuk tumbuh dan bersinar.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply