Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Bagaimana Cara Mengatasi Rasa Iri di Tempat Kerja (Bagian 1)

Foto Ilustrasi Rekan Kerja yang iri (foto: freepik)

Topcareer.id – Iri hati. Setiap orang pasti pernah merasakannya di beberapa titik. Meskipun itu adalah emosi alami manusia, itu dapat meningkat dan bahkan menggagalkan karier kamu jika kamu biarkan berlarut ke dalam pekerjaanmu.

Mengatasi rasa iri bukanlah hal yang mudah, tetapi itu perlu. Berhati-hatilah untuk tidak mencampurkan kecemburuan dengan iri hati, mereka adalah dua hal yang sangat berbeda.

Dengan kecemburuan, kamu memiliki sesuatu (biasanya hubungan) dan merasa terancam kehilangannya kepada pihak ketiga. Iri hati, di sisi lain, adalah keinginan kamu untuk memiliki sesuatu yang dimiliki orang lain.

Kamu akan cemburu jika seseorang menggoda pasanganmu, tetapi kamu akan iri dengan pekerjaan baru yang luar biasa dari teman perempuan kamu.

Baca Juga: 5 Ciri Rekan Kerja yang Tak Bisa Dipercaya

Dalam beberapa kasus, kamu juga mungkin menjadi sasaran kecemburuan atau rasa iri seseorang. Mungkin karena kamu mendapatkan promosi besar. Dalam kasus lain, kamu mungkin orang yang iri jika rekan kerja kamu mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan.

Dalam skenario apapun, perasaan ini dapat merusak hubungan kerja, mengganggu tim, dan meruntuhkan kinerja. Jadi, bagaimana kamu mengatasi rasa iri? Langkah-langkah ini akan membantu kamu menjinakkan rasa iri yang kamu alami atau saat kamu menjadi pihak yang dijadikan sasaran iri dari orang lain di tempat kerja.

Bagian pertama dari artikel:

Jika kamu yang merasa iri

Akuilah
Sebelum kamu bisa melakukan apa pun untuk memperbaiki situasi, kamu harus menguasai perasaanmu sendiri. “Jika kamu dapat mengakui bahwa dirimu iri, kamu akan dapat mulai menghadapinya,” kata Johanna Rothman, konsultan manajemen dan penulis Behind Closed Doors: Secrets of Great Management. Tidak masalah menginginkan kesuksesan rekan kerja untuk dirimu sendiri, tetapi kamu harus mengakui rasa iri sebelum berubah menjadi kebencian.

Ucapkan selamat kepada rekan kerja
Salah satu bagian dari menjadi rekan kerja yang baik adalah merayakan pencapaian rekan kerja kamu, kata pelatih karier dan eksekutif Maggie Mistal. Daripada menyesali kekalahanmu, ucapkanlah selamat kepadanya, idealnya lakukan di depan rekan kerja kamu yang lain. Perilaku seperti itu akan membantu memperkuat hubunganmu dengan rekan kerja (bukan menodainya) dan meletakkan dasar baginya untuk balas membantumu mencapai prestasi di masa depan.

Jadikan yang berkinerja terbaik sebagai mentor
Strategi yang bagus untuk mengatasi rasa iri adalah memperlakukan orang yang berprestasi tinggi sebagai mentor daripada lawan. Memanfaatkan hubungan dengan rekan kerja yang berkinerja terbaik dapat membantu meningkatkan keterampilan kamu. Selain itu, jika rekan kerjamu yang sukses kamu jadikan mentor, kamu bisa dikaitkan dengan reputasi baik oleh perusahaan dan kamu juga menjadi memiliki citra positif.

Jauhkan kehidupan kerja dari kehidupan pribadi
Kecemburuan terhadap pekerjaan dapat meluas ke dalam hidup kamu di luar pekerjaan jika kamu membiarkannya menggerogoti dirimu. Sebuah studi dari Universitas Cincinnati Lindner College of Business, yang mengamati efek iri hati di tempat kerja, menemukan bahwa perasaan negatif iri terbawa pulang pada akhirnya akan membuang-buang waktu yang berharga dan menghambat produktivitas kamu baik dalam pekerjaan maupun di luar. Jangan biarkan itu terjadi.**(RW)

Artikel ini bersambung ke artikel bagian-2

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply