Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Jenis Olahraga yang Baik untuk Obati Sakit Kepala

Topcareer.id – Olahraga rutin yang teratur bisa mengurangi jumlah migrain atau sakit kepala yang kamu alami secara keseluruhan, serta frekuensi gejalanya.

Tapi olahraga apa yang paling bermanfaat untuk mengatasi migrain dan sakit kepala? Artikel ini menyoroti manfaat olahraga serta tips olahraga untuk mengatasi migrain dan sakit kepala.

Seberapa sering harus berolahraga untuk mengendalikan migrain atau sakit kepala?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dewasa harus melakukan 150 menit latihan aerobik intensitas sedang dalam waktu seminggu, latihan penguatan otot (misalnya angkat beban ringan) sekali seminggu. Penting juga untuk memasukkan latihan fleksibilitas seperti yoga ke dalam rutinitas harian.

Baca Juga: Masa Pandemi Covid-19, Ini Olahraga yang Disarankan untuk Karyawan (Bagian 2)

Meskipun rekomendasi latihan CDC adalah tujuan yang baik untuk ditetapkan, kamu harus mendengarkan apa kata tubuhmu. Jika kamu tidak sanggup berolahraga selama 150 menit setiap minggu, tidak apa-apa, fleksibel saja, kamulah yang paling mengenal tubuhmu.

Olahraga untuk migrain dan sakit kepala

Bersepeda, berenang, dan berjalan kaki adalah cara yang bagus untuk menyesuaikan diri dengan latihan aerobik dan membantu mengurangi frekuensi serta keparahan migrain dan sakit kepala.

Latihan meditasi, pernapasan dalam, dan teknik relaksasi lainnya dapat meredakan pikiran dan rasa sakit kamu dengan membantumu fokus pada saat ini serta membantu mengembangkan sikap positif.

Pose yoga dan jenis peregangan lainnya dapat membantu mengurangi ketegangan otot di kepala, leher, dan bahu. Ini penting karena saat otot-otot ini kencang, bisa membuat gejala migrain dan sakit kepala semakin parah.

Untuk membantu mengatasi migrain dan sakit kepala, kamu bisa mengintegrasikan hal di bawah ini ke dalam rencana olahraga kamu secara keseluruhan.

Memiliki postur tubuh yang sehat: Postur tubuh yang buruk dapat memberikan tekanan ekstra pada otot kepala, leher, dan bahu, yang dapat menyebabkan migrain atau sakit kepala tegang. Mempertahankan postur tubuh yang sehat termasuk saat berolahraga bisa mengurangi frekuensi migrain dan sakit kepala.

Batasi olahraga berdampak tinggi: Jika kamu mengalami migrain atau sakit kepala, olahraga intens seperti berlari dapat memperparah nyeri kepala dan gejala lainnya.

Buatlah komitmen: Pastikan untuk menulis sesi latihan kamu dengan pensil agar tidak lupa. Melakukan ini membantu kamu tetap berkomitmen dan fokus pada tujuan olahraga kamu.

Pemanasan dan pendinginan: Latihan pemanasan mempersiapkan tubuh untuk aktivitas fisik, sementara peregangan setelah latihan memberi sinyal pada tubuh untuk mendingin. Untuk setiap latihan, lakukan pemanasan selama 10 menit dan pendinginan selama 10 menit.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply