Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 23, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Jepang Bikin Lampu Ultra Violet yang Diklaim Mampu Bunuh 99% Virus Corona

Topcareer.id – Sebuah perusahaan Jepang yang bekerja sama dengan Universitas Columbia telah mengembangkan lampu ultraviolet pertama dari jenisnya yang dapat membunuh virus corona tanpa membahayakan kesehatan orang.

Pembuat peralatan lampu Ushio’s Care 222 UV lamp diharapkan dapat digunakan untuk mendisinfeksi ruang yang banyak disentuh di mana orang berisiko tertular virus mematikan, termasuk bus, kereta api, lift, dan kantor, Japan Today melaporkan.

Lampu UV telah banyak digunakan untuk sterilisasi, terutama di industri medis dan pengolahan makanan, dan JetBlue baru-baru ini mengumumkan rencana untuk menggunakan teknologi tersebut di pesawatnya.

Baca Juga: Unik, Jepang Ciptakan Toilet Umum Transparan

Namun, sinar UV konvensional tidak dapat digunakan saat ada orang karena menyebabkan kanker kulit dan masalah mata.

Tapi lampu UV baru Ushio memancarkan sinar dengan panjang gelombang 222 nanometer, berlawanan dengan panjang gelombang 254-nanometer konvensional, membuatnya mematikan bagi kuman dan virus tetapi tidak berbahaya bagi manusia.

Pada 222 nanometer, sinar UV tidak dapat menembus kulit dan mata yang menyebabkan cacat genetik penyebab kanker dan kerusakan lainnya, menurut Ushio.

Ketika dipancarkan dari langit-langit, UV dari mesin baru memadamkan 99 persen virus dan bakteri di udara dan hingga permukaan objek seluas 10 meter persegi sekitar 2,5 meter dari lampu dalam waktu enam hingga tujuh menit.

Perangkat Care 222 seberat sekitar 1,5 Kg yang seukuran buku sampul tebal, harganya sekitar US $ 2.800 atau sekitar 4,1 juta rupiah.

Ushio mengatakan pihaknya hanya menerima pesanan dari institusi medis untuk saat ini, tetapi akan mulai melayani pelanggan lain setelah produksi memenuhi permintaan prioritas.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply