Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, October 31, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

3 Hal yang Ingin Dilihat Perusahaan Pada Media Sosial Kandidat dan Postingan yang Sebabkan Gagal Diterima

Topcareer.id – Saat kamu mencari pekerjaan, waspadalah terhadap apapun yang kamu posing di media sosialmu. Karena perusahaan ingin mengetahui tentang aktivitas kehidupan pribadi kamu sebelum membuat penilaian profesional tentang dirimu.

Situs jejaring sosial semakin banyak digunakan sebagai alat oleh perekrut dan manajer perekrutan untuk mencari sumber bakat.

Situs web paling umum bagi perekrut untuk menyaring kandidat adalah LinkedIn, Twitter, dan Facebook. Apa yang kamu posting dan bagaimana kamu berperilaku di situs-situs ini dapat menciptakan kesan pertama tentang orang seperti apa kamu nantinya.

Baca Juga: Situs Media Sosial Terbaik untuk Mencari Kerja

Misalnya, apakah kamu membagikan informasi yang berwawasan? Apakah kamu memiliki foto yang tampak profesional dan masuk akal? Apakah kamu terhubung dengan baik di bidang kerjamu? Apakah kamu terlihat sosial dan supel? Dan, apakah kamu tampaknya tipe orang yang cocok dengan perusahaan?

Poin terakhir tersebut adalah kunci bagi sebagian besar pemberi kerja menurut survei perekrut dan manajer perekrutan oleh Jobvite.

Berikut ini 3 hal teratas yang dicari pemberi kerja di profil media sosial kamu.

Sekitar 51% manajer HRD mengatakan mereka ingin melihat apakah kandidat cocok dengan budaya perusahaan

Profil Facebook kamu adalah potret yang jauh lebih akurat tentang seperti apa kamu sebenarnya daripada yang bisa diperoleh perusahaan dari kuesioner penyaringan. Dalam kuesioner, kamu pasti banyak berbohong untuk memberikan jawaban yang menurutmu ingin didengar oleh perusahaan. Facebook dianggap bisa memberikan gambaran lebih otentik mengenai diri seorang kandidat.

Sekitar 45% manajer HRD meneliti kandidat di media sosial untuk mencari tahu kualifikasinya

Jika kamu pernah menyebutkan keterampilan komunikasi baik dalam resume, perusahaan akan memastikan apakah ini didukung oleh aktivitas online kamu. Apa yang kamu posting? Apakah kamu pandai bicara, cerdas, dan ramah, atau kamu orang keras kepala yang suka membantah, suka berperang, dan bermulut kotor? Yang terpenting, pemberi kerja ingin melihat apakah informasi yang kamu cantumkan banyak yang relevan dengan apa saja yang kamu posting di media sosial kamu.

Hampir 44% manajer perekrutan ingin melihat apakah kandidat itu kreatif

Cara kamu memilih untuk menggunakan tools dan teknologi media sosial terbaru dapat menunjukkan banyak hal tentang seberapa sosial, cerdas, dan terampilnya kamu. Pengusaha akan melihat seberapa inovatif dan orisinil kamu dalam apa yang kamu lakukan secara online.

Di luar ke tiga hal tersebut, perusahaan juga akan menyaring kandidat untuk apa yang mereka anggap sebagai perilaku online yang tidak pantas.

Inilah yang menurut pengusaha paling tidak ingin mereka lihat di profil media sosial kandidat:

  • 83% perusahaan mengatakan bahwa kandidat akan dihapus dari daftar jika ada posting tentang penggunaan obat-obatan terlarang.
  • 71% perusahaan akan menghapus kandidat jika memiliki posting yang bersifat seksual.
  • 65% perusahaan akan menghapus kandidat jika ada posting dengan kata-kata kasar atau kotor.
  • 61% perusahaan akan menghapus kandidat jika banyak posting dengan ejaan, grammar atau tata bahasa yang buruk.
  • 51% perusahaan juga akan menghapus kandidat dengan posting yang terkait pada posting penggunaan senjata.
  • 47% perusahaan akan menolak kandidat dengan posting media sosial yang diisi oleh foto-foto mengonsumsi alkohol.**(RW)
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply