Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, October 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Selalu Ngidam Makanan? Ini Sebabnya

Sumber foto: ABC

Topcareer.id – Pernahkah kamu alami food craving alias ngidam pengin makan ini-itu? Ngidam makanan sebenarnya sangat umum. Biasanya memang sulit diabaikan begitu saja, baru akan merasa lega jika sudah terpenuhi untuk konsumsi jenis makanan tertentu.

Mengutip Healthline, mengidam makanan dapat disebabkan oleh berbagai faktor – baik fisik maupun mental. Dalam kasus tertentu, mereka juga bisa menjadi tanda dari suatu kondisi yang mendasari dan tidak boleh diabaikan. Berikut kemungkinan penyebab kamu ngidam makanan.

Penyebab fisik:

1. Ketidakseimbangan leptin dan ghrelin

Ketidakseimbangan hormon rasa lapar dan kenyang ini dapat menyebabkan orang-orang tertentu mengalami lebih banyak mengidam makanan daripada yang lain.

2. Kehamilan

Perubahan hormon selama kehamilan dapat memengaruhi reseptor penciuman dan pengecapmu, pada gilirannya, menyebabkan kamu mengalami keinginan yang lebih intensif.

3. Sindrom pramenstruasi (PMS)

Perubahan hormon estrogen dan progesteron yang terjadi tepat sebelum menstruasi dapat meningkatkan keinginan ngemil, terutama untuk makanan kaya karbohidrat.

Baca juga: Penelitian: Ini Cara Manjur Dapatkan Hasil Maksimal Saat Diet

4. Kurang tidur

Kualitas tidur yang terlalu sedikit atau buruk dapat mengganggu kadar hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur siklus lapar, kenyang, dan bangun, yang mungkin meningkatkan keinginan makan, terutama di malam hari.

5. Diet miskin nutrisi

Nutrisi seperti protein dan serat dapat membantumu merasa kenyang. Pola makan yang rendah nutrisi ini dapat menyebabkan kamu merasa lapar atau mengidam, meskipun kamu telah makan cukup kalori.

6. Hidrasi yang buruk

Menelan terlalu sedikit cairan dapat meningkatkan perasaan lapar atau mengidam pada beberapa orang.

7. Aktivitas fisik

Peningkatan aktivitas fisik, meskipun hanya dengan lebih banyak berjalan kaki, dapat membantu mengurangi mengidam makanan. Demikian pula, kurang bergerak dari biasanya dapat menyebabkan kamu mengalami lebih banyak mengidam makanan.

8. Makanan olahan tinggi

Ada beberapa bukti bahwa makanan olahan tinggi yang kaya akan lemak dan gula tambahan dapat menyebabkan gejala seperti kecanduan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan keinginan untuk mengidam.

Baca juga: 4 Manfaat Mengejutkan Sarapan dengan Asupan Plant-Base, Pola Diet Ala Pandji Pragiwaksono

Penyebab mental:

1. Stres

Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol. Tingkat kortisol yang tinggi dapat dikaitkan dengan rasa lapar, mengidam, dan kemungkinan perilaku makan berlebihan atau stres.

2. Kepribadian

Beberapa bukti menunjukkan bahwa orang yang lebih impulsif atau memiliki skor yang lebih tinggi pada ukuran kepribadian adiktif juga memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami mengidam makanan.

3. Mood

Suasana hati tertentu dapat memicu keinginan untuk makan makanan tertentu. Misalnya, suasana hati yang negatif tampaknya sering kali memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan yang menenangkan.**(Feb)

Leave a Reply