Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, November 25, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

5 Kekurangan yang Dimiliki Entrepreneur

Ilustrasi. Sumber foto: ntuclearninghub.comIlustrasi. Sumber foto: ntuclearninghub.com

Topcareer.id – Situasi pandemi virus corona yang tak kunjung membaik telah membuat banyak orang kehilangan pekerjaan. Tak jarang dari mereka yang banting setir untuk mencoba peruntungan, dengan beralih membuka usaha sendiri atau entrepreneur.

Kebebasan waktu dan finansial merupakan tujuan dari para entrepreneur. Sebagai entrepreneur, kamu tentu tidak perlu menjawab perintah siapa pun, bisa menuai semua hasil dari usaha sendiri, dan bisa mengatur jam kerja sendiri.

Namun, di balik semua keuntungan yang menarik tersebut, ada beberapa kekurangan menjadi pemilik bisnis. Itu kenapa, akan bijaksana bagi kamu untuk mengetahuinya.

Kompensasi
Memiliki pekerjaan di perusahaan yang stabil memungkinkan kamu mendapatkan gaji tetap. Namun, ketika kamu bekerja untuk diri sendiri, tidak ada jaminan kamu akan mendapat untung dan memperoleh penghasilan dari usaha kamu.

Beberapa bulan bisa menguntungkan, dan di bulan lain bisa saja merugi. Selain gaji tidak teratur, kamu harus membayar tunjangan kesehatan sendiri.

Sebagai seorang pengusaha, kamu harus merasa nyaman untuk menggunakan tabungan kamu selama fase awal, dan ketika bisnis sedang melambat.

Waktu
Beberapa perusahaan menawarkan waktu kerja yang teratur sehingga kamu bisa merencanakan waktu bersama keluarga. Saat kamu bekerja untuk diri sendiri, bisa saja kamu terlalu sibuk untuk menjaga jam kerja normal, karena harus melakukan semua tugas yang berkaitan dengan perusahaanmu.

Untuk membangun bisnis, kamu mungkin perlu menanggapi panggilan telepon, teks, dan email dari pelanggan atau vendor setiap saat, siang dan malam.

Baca juga: Virgin Galactic dan Rolls Royce Kembangkan Pesawat Komersial Supersonic Mach 3

Liburan
Jika kamu tidak memiliki karyawan yang cukup, kamu tidak dapat mengandalkan orang lain untuk menjaga bisnismu tetap berjalan saat kamu pergi. Bahkan dengan karyawan backup yang bisa dipercaya, kamu bisa merasa cemas tentang pergi berlibur karena kamu mungkin kehilangan peluang bisnis saat pergi.

Saat bekerja untuk diri sendiri, kamu mungkin melewatkan beberapa liburan sampai bisnis kamu benar-benar mapan, dan itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Atau, kamu bisa tetap liburan namun sambil bekerja dan terus berhubungan dengan pelanggan atau vendor dari jarak jauh, untuk memastikan kelancaran dan kelanjutan momentum perusahaan kamu.

Pemasaran
Sebagai pemilik bisnis startup, kamu akan perlu memasarkan produk kamu. Pelanggan atau klien bisa berubah-ubah. Bisa saja saat ini mereka menjadi pelangganmu, tapi suatu saat mereka bisa meninggalkanmu jika kamu tidak secara aktif mencari ide dan memasarkan perusahaan serta produk kamu secara konstan, bahkan ketika penjualan dan laba tinggi.

Lingkungan
Jika kamu bekerja dari rumah tanpa karyawan, kamu mungkin perlu menyesuaikan diri dengan lingkunganmu. Kamu bisa menjadi kesepian tanpa rekan kerja yang mampir dan mengobrol, atau mengajakmu makan siang.

Kamu mungkin terganggu oleh gangguan, seperti anak kecil yang ribut bermain, sampai bel pintu yang berdering. Jika kamu kurang motivasi, akan sulit untuk tetap fokus pada proyek usaha kamu. Mempelajari cara mengatur waktu dan melayani pelanggan tanpa pengaruh eksternal adalah proses yang harus dialami oleh banyak wirausahawan.

Nah, itu tadi beberapa kekurangan dalam bekerja untuk diri sendiri atau sebagai entrepreneur. Namun, kekurangan tersebut bukan untuk membuatmu menarik langkahmu kembali saat berniat membuka usaha sendiri.

Sebaliknya, gunakan informasi tersebut untuk memotivasi dirimu dan pelajari semua langkah yang diperlukan untuk mengatasi kekurangan-kekurangan itu. Tetap semangat!**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply