Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Menghapus Tato Dengan Laser Tak Sesederhana yang Terlihat, dan Lebih Menyakitkan

Topcareer.id – Jika kamu memiliki tato dan ingin menghapusnya, penghapusan tato dengan laser mungkin terlihat lebih sederhana daripada pembuatannya. Namun ini adalah proses yang sangat rumit dan menyakitkan.

Tinta tato cenderung terbuat dari senyawa logam berat. Tinta tato sering kali mengandung logam seperti timbal, tembaga, dan mangan. Beberapa tinta merah bahkan mengandung merkuri.

Logam dalam tinta inilah yang membuat tato menjadi permanen, tetapi beberapa tinta diketahui menyebabkan reaksi alergi seperti eksim atau jaringan parut yang substansial.

Sejak jarum memasukkan tinta jauh ke dalam kulit, sistem kekebalan mengenali partikel-partikel ini sebagai penyusup asing, mengirim pasukan sel darah putih untuk menelannya. Sel darah putih kemudian membawa partikel tinta kecil ke hati, di mana mereka diproses dan dikeluarkan.

Tetapi banyak partikel tinta yang jauh lebih besar daripada sel darah putih, itulah sebabnya tato baru memudar seiring waktu, tetapi tidak akan hilang sepenuhnya secara alami.

Baca juga: 6 Keterampilan Komunikasi yang Wajib Dikembangkan di Zaman Ini

Bahkan seiring waktu, karena sel darah putih menggerogoti partikel tinta, sebagian besar masih terlalu besar untuk diambil dan dikeluarkan oleh sel darah putih dari kulit.

Untuk menghapus tato, memang kamu membutuhkan laser untuk memecah partikel tinta. Laser penghapus tato, juga disebut laser Q-switch atau laser pulsa ultra pendek, sangat panas, beroperasi dalam frekuensi yang sangat sempit, dan sangat, sangat cepat.

Laser penghilang tato yang disebut PicoLaser bekerja pada skala picoseconds, atau sepersejuta detik. Kecepatan dan panas ini sangat penting untuk memecahkan partikel tinta.

Untuk memecah partikel tinta, perlu dipanaskan untuk membuatnya mengembang karena pemuaian termal, tetapi penyemprotan harus cukup cepat agar separuh partikel tetap dingin. Gaya dingin dan panas yang berlawanan ini yang kemudian akan merobek partikel tinta. Proses ini, yang disebut fototermolisis.

Setelah laser memecah partikel tinta menjadi potongan, sel darah putih dapat menyerapnya untuk dibawa ke hati.

Sekarang ini mungkin terdengar relatif mudah, tetapi proses penghilangan tato yang mahal seringkali membutuhkan beberapa kali perawatan dan dapat meninggalkan bekas luka. Ini juga cukup menyakitkan, seringkali lebih sakit daripada pembuatan tato pertama.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply