Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, January 25, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Tidak Ada Alasan untuk Takut Terhadap Vaksin COVID-19

Ilustrasi. Dok/Pixabay

Topcareer.id – Dua vaksin COVID-19 sedang menuju izin penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA), dan keduanya terbukti lebih dari 94% efektif.

Namun, terlepas dari kemajuan dalam bidang vaksin, informasi yang salah terus menyebar, hal ini tentu memicu keraguan di antara para skeptis yang mungkin memutuskan untuk tidak mau menggunakan vaksin sama sekali.

Heidi Larson, direktur Vaccine Confidence Project dan penulis buku “Stuck: How Vaccine Rumors Start and Why They Don’t Go Away,” telah melihat fenomena ini sebelumnya.

Sebagai seorang antropolog yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun berkeliling dunia untuk mempelajari informasi yang salah tentang vaksin, dia mengatakan “setiap berita tentang vaksin selalu menimbulkan pertanyaan.”

Baca Juga: Mantan Presiden AS Ini Tawarkan Diri Disuntik Vaksin COVID-19 Demi Yakinkan Rakyatnya

“Salah satu hal yang saya pelajari adalah [untuk] tidak pernah berasumsi apa yang ada di benak orang dan alasan orang mempertanyakan atau menolak vaksin,” kata Larson dalam wawancara dengan NPR’s All Things.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan ketidakpercayaan seputar vaksin, kata Larson. Misalnya, ketakutan bahwa kebebasan memilih dibatasi.

“Itu adalah sesuatu yang muncul kembali secara besar-besaran dalam konteks COVID,” katanya. Menginginkan pilihan adalah “bisa dimengerti,” katanya, tetapi itu bertumpu pada “antara hak individu dan hak kesehatan masyarakat.”

Beberapa orang mungkin percaya bahwa vaksin itu tidak alami, sementara yang lain takut akan hal-hal baru.

“Untuk sesuatu yang baru dan asing, terutama di lingkungan yang sangat tidak menentu di mana setiap hari Anda bangun dan Anda tidak yakin akan panduan apa yang akan diberikan, itu menciptakan kecemasan,” katanya.

Larson berbicara tentang apa yang mendorong kecemasan ini, mengapa kecepatan proses pengembangan vaksin COVID-19 tidak boleh dianggap tidak aman dan bagaimana dia menasihati untuk berbicara dengan seseorang yang ragu-ragu tentang vaksinasi.

Melalui pesannya, Larson ingin orang-orang mendengar tentang keamanan vaksin COVID-19.

Singkatnya proses pengembangan vaksin, tidak berarti tingkat keamanan juga dikompromikan atau dikurangi. Ada banyak langkah dalam proses pengembangan vaksin dan keamanannya. Para pembuat vaksin telah berhasil mempersingkat beberapa proses administratif.

Pembuat vaksin memiliki teknologi baru, tetapi langkah-langkah yang melibatkan keselamatan tentu tidak dipangkas. Dan tidak ada vaksin yang akan dikirimkan ke publik sebelum benar-benar dipercaya.

Tidak ada perusahaan pembuat vaksin COVID-19 yang menginginkan vaksinnya buruk. Tidak ada pemerintah yang menginginkan vaksin yang buruk. Tidak ada orang yang menginginkan vaksin yang buruk. Ini bukan untuk kepentingan siapa pun.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply